Menguji Militansi Simpatisan Husler-Budiman
TERASKATA.Com, Luwu Timur – Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Ir. HM. Thorig Husler-Drs. Budiman resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati dan Calon Bupati Luwu Timur Periode 2021-2026, di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Timur, Jumat (4/9/20) sore.
Momentum pendaftaran Pasangan Husler-Budiman ke KPU, selain sebagai bukti kesiapan pasangan ini bertarung di Pilkada Luwu Timur 09 Desember mendatang, juga menjadi momentum menguji militansi dan loyalitas para simpatisannya.
Proses pendaftaran di KPU berlangsung sukses meski cukup singkat. Namun, massa yang hadir lebih dari yang perkiraan kandidat dan tim pemenangan Husler-Budiman.
Massa yang tumpah ruah itu, datang dari berbagai penjuru bumi batara guru. Mereka datang tanpa iming-iming materi, mereka datang dengan sukarela. Tak ada pengerahan massa khusus. Hanya sekedar ajakan dari tim pemenang pasangan yang diusung delapan partai politik ini.
”Memang tidak ada pengerahan massa secara khusus. Kita memang mengundang sebanyak-banyaknya simpatisan dan relawan untuk hadir. Alhamdulillah, diluar prediksi. Mereka yang hadir lebih dari yang kita prediksi sebelumnya,” kata Juru Bicara Pemenangan Husler-Budiman, Wulan Safitri.
Bukan hanya keikhlasan para simpatisan Husler-Budiman yang terlihat dari momentum itu. Militansi dan loyalitas mereka kembali dibuktikan, saat hujan mengguyur Kota Malili, disaat pasangan Husler-Budiman menuju ke Kantor KPU Luwu Timur.
Puluhan ribu relawan, simpatisan dan pendukung Husler-Budiman tak bergeming sedikitpun. Massa yang berasal dari berbagai suku, agama dan ras itu, tetap menyatu dalam keragaman, mengantar kandidat mereka memulai kontestasi Pilkada Luwu Timur.
Basah diguyur hujan bukan alasan untuk keluar dari iring-iringan massa yang menyemut. Yang terlihat justeru, para simpatisan yang berasal dari berbagai latar belakang itu semakin bersemangat, dengan meneriakkan yel-yel, ‘Husler-Budiman Menang, Lanjutkan Dua Periode’.
”Alhamdulillah, hujan berkah yang mengiringi pendaftaran pasangan Husler-Budiman tidak menyurutkan semangat massa untuk tetap mengantar pak Husler dan pak Budiman mendaftar ke KPU. Bahkan sampai kembali ke rumah,” ungkap Wulan.






Tinggalkan Balasan