TERASKATA

Membangun Indonesia

Soal Rencana Relokasi Rumah Warga di Guntung, Agus Haris Minta Partisipasi Perusahaan

TERASKATA.COM, BONTANG – Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris meminta dukungan kepada seluruh perusahaan sekitar wilayah Guntung, turut serta berpartisipasi dalam proses relokasi tiga rumah warga di bantaran sungai RT 11 dan 12.

Hal itu diungkapkan HA sapaan akrabnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama beberapa perusahaan meliputi, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Kaltim Industrial Estate, Kaltim Daya Mandiri, PT Blackbear, PT Kaltim Adhiguna Dermaga, Kaltim Nitrate Indonesia, Kaltim Parna Industri, Kaltim Nusa Etika, Kaltim Amonium Nitrat, PT Yepeka Usaha Mandiri, PT Kaltim Satria Samudera, PT Samator Gas, PT Pertamina Gas Area Kalimantan, dan PT WIKA Fortune.

Rapat tersebut juga menghadirkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Camat Bontang Utara, Lurah Guntung, Ketua Forum RT Kelurahan Guntung, dan Ketua RT 10 dan 11.

Menurut AH, Relokasi tersebut diperlukan agar pembangunan turap sungai di RT 10 dan 11 bisa segera dikerjakan, sehingga meminimalisir banjir yang kerap melanda warga Guntung.

“Terkait relokasi ini kami meminta tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat, agar membantu proses relokasi rumah warga, ” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Keterlibatan perusahaan dalam relokasi ini dijelaskan AH merupakan bagian penting agar peningkatan pembangunan infrastruktur di Bontang semakin meningkat. Selain itu, kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar, baik berupa bantuan materil maupun non materil juga merupakan bagian penting dalam menjalin hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat.

“Tentu perusahaan ini mempunyai peran penting tidak hanya dalam hal pembangunan infrastuktur saja, tetapi juga kepedulian mereka kepada masyarakat. Semoga ini bisa segera direalisasikan,” tandasnya.

Diketahui Pemerintah Kota Bontang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar untuk pengerjaan turap sungai yang ada di RT 11 dan 12. Rencana ini pun sebelumnya telah dibahas saat Musrenbang tingkat kota beberapa waktu lalu.

Adapun panjang turap yang akan dibangun kurang lebih 100-200 meter, dengan tinggi sekitar 4 meter. Pembangunan ini dilakukan sebagai upaya tindak lanjut pemerintah dalam meminimalisir banjir yang kerap melanda warga Guntung. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

IKLAN BANNER