100 Rumah Jadi Langganan Banjir di Palopo, Awal Tahun Sudah Dua Kali Terdampak
TERASKATA.COM, Palopo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo merilis sudah dua kali banjir besar terjadi di Kota Palopo pada awal tahun 2022.
Banjir pertama terjadi pada, 12 Januari sore dan banjir kedua terjadi, 17 Februari malam.
Dikatakan Kalaksa BPBD Palopo melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Muh Taufik, kedua peristiwa banjir tersebut disebabkan karena intensitas curah hujan yang sangat tinggi.
“Akibat peristiwa tersebut, berkisar 100 rumah warga terdampak banjir sehingga kami Tim TRC telah berupaya melakukan evakuasi terhadap lansia dan juga anak-anak bersama para relawan yang siap siaga membantu,” ungkap Taufik.
Mantan Kabid Dinas Pemuda dan Olahraga Palopo ini juga menyebutkan, ada beberapa titik yang masih harus menjadi perhatian Pemerintah dalam menanggulangi bencana banjir ini.
“Seperti di Kecamatan Wara khususnya di Kelurahan Dangerakko dan Amassangan, kemudian di Kelurahan Salutellue Kecamatan Wara Timur, di titik ini sangat rawan terjadi banjir besar,” bebernya.

Pihaknya pun dalam menanggulangi bencana ini telah berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan pengerukan terhadap sungai yang telah dangkal.
“Kita di Palopo ini kan ada dua sungai yang harus senantiasa jadi perhatian yaitu sungai Latuppa dan sungan Boting, yang apabila kedua sungai ini meluap maka akan terjadi banjir bagian hilir,” jelasnya.
Faktor lain yang juga menyebabkan banjir ini adalah tidak adanya reboisasi atau penanaman pohon kembali yang dilakukan oleh masyarakat apabila telah melakukan penebangan.
“Seperti daerah yang telah kami tinjau di Kelurahan Battang, memang di sana pohon-pohon besar sudah hampir habis karena sebagian masyarakat menjadikan lahan tersebut untuk bercocok tanam,” kata Taufik.
Selain berkoordinasi dengan instansi terkait, Taufik mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi tentang kebencanaan kepada masyarakat.
“Cara kami untuk menanggulangi kebencanaan ini salah satunya dengan melaksanakan sosialisasi intens kepada masyarakat,” tandasnya. (lia/ams)






Tinggalkan Balasan