TERASKATA

Membangun Indonesia

Data Lengkap 8 Desa Terparah Akibat Banjir Walmas, 4 Rumah Hanyut, Butuh Logistik dan Air Bersih

Rumah warga di Desa Buntu Awo, Walenrang Utara, hanyut disapu banjir Rabu (22/9/2021) malam. Foto : Gabungan relawan banjir Walmas.

Sedikitnya 65 rumah yang tersebar delapan desa itu rusak ringan, dan sembilan rumah rusak berat (di luar yang hanyut).

“Ada dua jembatan gantung yang putus sehingga tidak akses kendaraan sama sekali. Satu di Dusun Kole, satunya lagi di Dusun Mataluntun, Desa Siteba,” kata Ketua Tim Relawan Gabungan Banjir Walmas dari KPA Gempar Walmas, Patrick Paduli kepada Teraskata.com, Kamis malam.

Selain terisolir, Patrick juga menyebut listrik di wilayah itu padam sejak banjir melanda.

“Dari pantauan kami sepanjang hari ini, Desa Siteba, khususnya di dua dusun itu paling parah akibat banjir Walmas. Dua dusun itu yang paling mendesak penanganan dari pihak terkait,” ujarnya.

Rencananya, Jumat (24/9) pagi ini, tim relawan bersama Koramil Bolong, BPBD Luwu serta pemerintah Kecamatan Walenrang Utara akan kembali ke Dusun Kole dan Mataluntun.

Mereka akan membenahi jembatan gantung agar bantuan bisa masuk ke lokasi bencana.

“Besok, rencana kami juga akan membawa bantuan logistik dan makanan siap santap,” tutur Patrick.

Sekadar diketahui, Tim Relawan Gabungan Pecinta Alam dan Relawan Kemanusiaan Luwu Raya ini membuka Posko Banjir Walmas di Dusun Tabang, Desa Bolong, Walenrang Utara.

Bagi dermawan atau warga yang ingin mengirim bantuan baik makanan, pakaian dan lainnya bisa menghubungi Patrick Paduli, HP/WA : 081244977755.

Atau Korlap Tim Relawan, Chimink (Batara Guru Rescue Lutim) dnegan nomor WhatsApp: 082260660665,
Wandi (MPA IAIN PALOPO) HP/WA : 085349402620, serta Alda (IKA PMDS PALOPO) HP/WA : 082347065012.(*/int)

Berikut data sementara asessment Korban Banjir Walmas, diperoleh dari Posko Gabungan Relawan Pecinta Alam dan Relawan Kemanusiaan Luwu Raya, Kamis (23/9) malam:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

IKLAN BANNER