Pemkab Lutim Serahkan Bantuan Alsintan dan Bibit Musangking
“Dengan memanfaatkan alsintan, produktivitas tenaga kerja diharapkan akan meningkat karena tujuan utama penyerahan bantuan ini untuk mempersingkat waktu pengolahan tanah, mempercepat waktu penanaman sehingga ada kesempatan waktu tanam maupun keserempakan waktu panen,” tambah Bupati.
Terkahir, Bupati mengajak para pengurus kelompok tani dan termasuk juga yang telah mendapatkan bantuan alsintan selama ini agar betul-betul memanfaatkan dan menggunakan alsintan tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Manfaatkan semaksimal mungkin untuk dapat membantu usaha taninya, dan yang utama jagalah alsintan yang diberikan tersebut dengan sebaik-baiknya agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tandas Bupati.
Kepala Dinas Pertanian, Amrullah Rasyid dalam laporannya mengatakan bahwa, calon penerima bibit durian musangking tersebut sumber dananya dari APBD pokok Luwu Timur tahun 2021 dengan nilai Rp85 juta untuk 1.000 (seribu) pohon.
Diperuntukkan kepada dua kelompok tani di Kecamatan Tomoni.
Sementara untuk Power Thresher (perontok kedelai), kata Amrullah, ada 2 unit namun yang diserahkan hari ini secara simbolis satu unit yang menggunakan APBD Provinsi dengan nilai sekitar Rp36 juta untuk 2 unit tapi paket dengan 8 kelompok yang membudidaya kedelai.
“Semoga jika ini sesuai rencana, ke depannya daerah Mahalona Raya bisa menjadi sentra budidaya kedelai,” imbuhnya.
Amrullah juga mengungkapkan bahwa, masih ada dua kegiatan yang pertama dari perkebunan ada Kilang Pengolahan Sagu yang ada di Desa Bangun Jaya Kecamatan Tomoni yang sudah melakukan uji coba.
Nanti pihaknya akan menjadwalkan pengoperasiannya, adapun Sumber dananya dari Balai Besar Pasca Panen Badan Litbang yang ada di Bogor.

“Selain itu, kami juga akan menjadwalkan penanaman perdana bantuan bibit peremajaan kakao di Desa Cendana yang sumber dananya dari APBD Pokok,” tutup Amrullah melaporkan.(int/kominfo)
Tinggalkan Balasan