IDP-SM, Pasangan Ideal Memimpin Lutra 5 Tahun ke Depan
PILKADA 2020 merupakan momen yang dinantikan. Selain menguji kecintaan kita pada negara atau daerah, juga menguji nilai luhur dan cara kita berdemokrasi.
Bagi sebagian kalangan, Pilkada adalah ajang untuk menguji kekuatan popularitas. Ia menjelma sebagai ajang adu gengsi, nama besar, dan pertaruhan marwah partai politik. Tidak terkecuali bagi peserta yang memilih jalur perseorangan (independent).
Bermacam rupa wajah dan figur baru bermunculan yang hadir dengan jargon sebagai penantang untuk melawan Petahana. Penantang, hadir dengan rasa kepercayaan diri yang tinggi, menebar pesona, dan klaim kekuatan dan kans serta basis massa yang riil, hingga berkeyakinan dapat mengalahkan kekuatan politik Petahana.
Akan tetapi di tengah perhelatan pesta demokrasi lima tahunan tersebut Luwu Utara dilanda bencana yang menelan banyak korban. Di situasi seperti ini para bakal calon tidak mesti berbicara tentang pesta Lima tahunan.
Seharusnya mereka memikirkan bagaimana caranya untuk keluar dari situasi yang sulit pasca-bencana karena politik sesungguhnya adalah pengabdian untuk kemanusiaan. Semestinya hal ini menjadi perhatian bersama bagi para kandidat bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara.
Bukan justru sibuk kampanye sampai mendirikan posko pemenangan.
Bisa kita lihat secara seksama seperti yang dilakukan oleh Indah Putri Indriani sebagai Bupati Luwu Utara. Petahana yang sudah dipastikan maju untuk menjadi bakal calon Bupati didampingi Suaib Mansur sebagai bakal calon wakil Bupati Luwu Utara.
Sebagai seorang petahana, Indah tidak sedikitpun memikirkan pesta lima tahunan yang akan digelar 9 Desember 2020.
IDP, begitu bupati perempuan pertama di Sulawesi Selatan itu akrab disapa, tetap fokus bekerja membangun kembali Luwu Utara yang porak-poranda diterjang banjir bandang.
Kebetulan calon wakilnya, Suaib Mansur adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Lutra, bersentuhan langsung dengan penanganan pasca-banjir bandang. Keduanya pun bahu membahu membangun kembali Lutra.
Menilai dari beberapa realita yang diperlihatkan masing-masing bakal calon yang akan mengikuti perhelatan pesta demokrasi tersebut, penulis beranggapan bahwa IDP dan Suaib Mansur (SM) adalah paket idel dan komplit untuk memimpin Luwu Utara lima tahun ke depan.
Indikator Penilaiannya sangat simpel. Dari ketiga pasangan bakal calon, yang ideal untuk memimpin Luwu Utara yaitu IDP-SM.
Pasca-banjir bandang yang menenggelamkan sebagian wilayah Kabupaten Luwu Utara begitu banyak menimbulkan kerugian, baik jiwa maupun materi. Untuk itu diperlukan pemimpin yang memiliki koneksi serta jaringan melobi baik ke provinsi atau pun ke pusat.
Nah, sosok IDP-lah yang memiliki hal itu. Terlebih lagi salah satu Anggota DPR RI, Muh. Fauzi, merupakan suami dari IDP. Hal itu membuat kekuatan melobi ke pusat akan bertambah sempurna untuk memulihkan Luwu Utara.
Sementara untuk bakal Calon Wakil IDP, Suaib Mansur juga mempunyai talenta yang luar biasa di Luwu Utara.
Suaib Mansur yang dijuluki ‘Sang Teknokrat’, seorang cendikiawan di bidang Pembangunan, yang juga intens membagi waktu sebisanya, antara membenahi fasilitas umum yang rusak diterjang banjir sesekali juga meluangkan waktunya berbagi dengan para korban bencana.
Tidak mengherankan selain ahli di bidang pembangunan, Suaib Mansur juga merupakan Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana pada organisasi kemanusiaan, Palang Merah Indonesia (PMI Lutra).
Kita ini adalah mahkluk sosial yang dituntut untuk saling memberi pertolongan sebagai wujud sederhana dari pengabdian.
Karena Keberadaan seseorang diukur dari sejauh mana seseorang mampu memberikan kemanfaatan untuk banyak orang.
Pengabdian itu bagian dari visi kemanusiaan. Hidup di tengah masyarakat tidak boleh egois, hanya mementingkan diri sendiri. Tetapi harus belajar untuk memberi kepada orang lain.
Sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Manusia dengan nilai kemanusiaan menjadi kesadaran atas terbangunnya keyakinan bahwa manusia harus mampu berperan baik secara positif terhadap kondisi sosial.
Dan itu semua dimiliki oleh pasang IDP-SM ini. Jadi sangat ideal untul memimpin Luwu Utara untuk bangkit dan maju lebih dari sebelumnya. (*)
Rusliadi
Ketua GP Perkasa, Gerakan Pemuda Pemerhati Lingkungan Seni dan Budaya






Tinggalkan Balasan