Begini Kronologis Tabrakan Beruntun Mobil Rombongan Pengantin di Bua-Luwu
“Mobil (Kijang Biru) dari arah utara ke selatan, menabrak Kijang Merah lalu menghantam Rush,” kata Aiptu Arimin, di lokasi, Senin (28/9/2020).
Akibat insiden itu, Tantri meninggal dunia. Ia sempat dilarikan ke Puskesmas Bua, namun nyawanya tak tertolong.
Selain Tantri, lima orang lainnya mengalami luka parah. Termasuk Angga yang kini dirawat di RSUD Sawerigading Palopo karena mengalami patah tulang di bagian kaki sehingga harus dilakukan operasi.
“Korban meninggal duduk di depan. Sementara 5 orang lainnya mengalami luka-luka termasuk pengemudi Kijang Biru,” kata Arimin.
Sementara pengemudi Toyota Rush, seorang guru SMP di Kelurahan Padang Sappa bernama Titus Tandiabang juga mengalami luka parah.
“Pengemudi Toyota Rush Titus Tandiabang dan seorang penumpang yaitu istrinya mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit Bintang Laut Palopo untuk menjalani perawatan intensif,” ucap Arimin.
Sopir minibus Kijang merah, Bakil mengatakan, mobil rombongan pengantin melaju kencang dari arah utara menuju ke selatan dan menabrak mobilnya.
Sementara mobil minibus putih Toyota Rush di belakangnya ikut dihantam setelah terguling.
“Kami dari arah selatan menuju ke arah utara, di belakang saya ada mobil berwarna putih, di depan mobil rombongan pengantin dengan kecepatan tinggi menghantam mobil saya, mobil hingga terputar dan mobil saya menghantam pohon.”
“Sementara mobil putih juga dihantam mobil rombongan pengantin setelah terguling, dan mobil putih ikut terguling ke got,” ujar Bakil saat dikonfirmasi di lokasi, Senin (28/9/2020).
Menurut Bakil, setelah terjadi tabrakan, dua orang anaknya di bagian tengah selamat, termasuk dirinya. “Alhamdulillah kami selamat, cuma ada luka ringan sedikit di bagian lengan,” tutur Bakil. (*)






Tinggalkan Balasan