Dampak Pengalihan Lalulintas, Jalan Kabupaten Rusak Parah, Pendapatan Pedagang Bulakelor Turun Hingga 50 Persen
TERASKATA.COM, BREBES – Kondisi jalan Kabupaten yang menghubungkan Desa Bulakelor (Ketanggungan) dengan Desa Luwunggede (Larangan) Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Dengan Nomor Ruas 171 kini memprihatinkan dan menjadi sorotan utama warga setempat.
Kerusakan yang terjadi cukup parah, dan penyebab utamanya tak lepas dari peran jalan ini sebagai jalur pengalihan lalu lintas nasional. Dampaknya tidak hanya terasa pada kerusakan infrastruktur, tetapi juga merambat hingga mengganggu aktivitas dan perdagangan di sekitar area yang terkena dampak.
Jalan yang seharusnya menjadi penunjang kenyamanan dan kelancaran mobilitas warga desa kini berubah menjadi tantangan tersendiri. Lubang-lubang yang menganga dan permukaan jalan yang tidak rata menjadi pemandangan sehari-hari. Hal ini tentu membuat aktivitas warga maupun kendaraan yang melintas menjadi tidak nyaman, bahkan berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Namun, kerugian tidak hanya dirasakan oleh warga sebagai pengguna jalan saja. Dampak buruk juga merambat ke sektor perdagangan di sekitar area jalan yang rusak tersebut. Banyak pedagang yang mengeluh lantaran jumlah pembeli yang berkunjung menurun drastis.
Salah satu pedagang yang terdampak langsung adalah Nur Sahid (55) warga Desa Bulakelor ini mengaku merugi. Akses yang sulit dilalui membuat banyak orang enggan berbelanja di toko kelontong miliknya. Sehingga pendapatannya dari dagang pun ikut tergerus,ujar Nur Sahid saat dijumpai awak media teraskata.com di toko kelontong miliknya pada, Jumat 20/02/2026.
Nur Sahid mengatakan, jalan yang rusak ini benar-benar mengganggu usaha kami. Pembeli jadi malas datang karena sulit lewat. Pendapatan kami dibandingkan sebelum ada pengalihan arus , mengalami penurunan hingga 50 persen setiap harinya,”tuturnya.
Menanggapi keluhan warga masyarakatnya Kepala Desa Bulakelor Adelia Febriana, berupaya mencari solusi terbaik dengan melakukan pengurugan badan jalan yang mengalami kerusakan parah. Guna meminimalisir terjadinya kerusakan yang cukup serius di kedua sisi jalan.
Adelia berharap atas nama warga masyarakatnya agar pihak berwenang , seperti Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes dan UPTD DPU Wilayah Banjarharjo dapat segera menindaklanjuti masalah ini.
Kami mohon supaya segera dilakukan perbaikan jalan segera agar infrastruktur dapat kembali normal dan aktivitas warga bisa berjalan dan para pedagang bisa pulih seperti sedia kala. Selain itu, adanya pengaturan lalu lintas yang lebih baik juga diharapkan agar beban jalan desa tidak terlalu berat dan tidak cepat rusak kembali.
Warga mendesak mobil truk yang bermuatan melebihi kapasitas supaya lewat jalan provinsi saja , jangan semua masuk lewat sini yang pada akhirnya memperparah kerusakan jalan Kabupaten.
Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menunggu kepastian dan tindakan nyata dari pemerintah Kabupaten Brebes terkait perbaikan jalan Desa Bulakelor yang mengalami rusak parah tersebut.
(Hryt/Teraskata)

