Mendagri Apresiasi Pasangan Indah-Suaib, Hikmawan: Kita Wajib Taat Aturan
TERASKATA.com, Palopo – Juru Bicara (Jubir), Hikmawan Pasalo dari Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Indah Putri Indriani – Suaib Mansur, menanggapi apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri.
Sebelumnya, apresiasi itu disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Dalam Negeri (Mendagri) bidang Politik dan Media, Kastorius Sinaga, mengatakan langkah tim pemenangan Bapaslon Indah-Suaib di Luwu Utara, menjadi contoh positif yang layak diapresiasi.
“Ini adalah contoh paslon yang positif dan antisipatif dalam mendukung protokol kesehatan COVID-19 dalam proses Pilkada. Contoh-contoh baik seperti ini harus kita dorong,” kata Kastorius Sinaga. Minggu (6/09/20).
Hikmawan Pasalo menanggapi hal itu, Ia mengatakan bahwa sejak awal Bapaslon Indah-Suaib dan Tim Pemenangan, telah menetapkan sikap tenang, sebagai upaya meredam euforia berlebihan, serta tetap wajib taat aturan, melaksanakan Protokol Kesehatan.
“Kalau kita mau adu-aduan pengerahan Massa, ini pendapat pribadi saya ya, Petahana itulah yang paling Potensial dalam pengerahan massa yang berlebih. Ya, kalau kemudian kami mau meluapkan euforia berlebihan itu. Tapi kan sekarang ini, saudara-saudara kita masih diselimuti duka pasca bencana, dan juga wabah covid belum selesai. Bagaimana mungkin kami harus melakukan cara-cara tidak tepat seperti itu,” terang Hikmawan Pasalo.
Diketahui, Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Indah Putri Indriani dan Suaib Mansur menjadi Prototipe yang baik. Bukan saja bagi 12 Kabupaten/Kota di Sulsel, namun juga di 270 Daerah se-Indonesia yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020.
Sebelumnya, Surat terbuka Tim BISA akronim dari Indah-Suaib, kandidat petahana itu mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri karena surat terbuka yang meminta pendukungnya tak melakukan konvoi atau arak-arakan.
Dengan adanya pelaksanaan Pilkada di beberapa daerah di tengah pandemi, Presiden Joko Widodo juga telah memerintahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan kepolisian bersikap tegas pada penerapan protokol kesehatan. Jokowi tak ingin pelaksanaan pilkada menimbulkan klaster penularan virus corona (Covid-19).
”Saya minta pak Mendagri, urusan yang berkaitan dengan klaster pilkada ini betul-betul ditegasi. Diberikan ketegasan betul. Polri juga diberikan ketegasan mengenai ini, aturan main di pilkada karena di PKPU-nya sudah jelas sekali,” ujar Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna untuk Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi Tahun 2021 melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (7/09/20).






Tinggalkan Balasan