Purbaya Tak Tertarik Politik Meski Lebih Populer dari Anies, Ganjar dan Gibran
TERASKATA.Com, Jakarta – Lembaga survei IndexPolitica baru-baru ini merilis 10 nama tokoh yang masuk ke dalam daftar teratas calon Presiden RI.
Hasilnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menduduki peringkat kedua dengan hasil 22,50 persen setelah Presiden Prabowo di peringkat pertama dengan 40,12 persen.
Sedangkan bekas capres Anies menempati posisi ketiga dengan 13,40 persen disusul Ganjar dengan 7,12 persen. Sementara itu, elektabilitas Gibran hanya sebesar 4,80 persen atau masih di bawah Agus Harimurti Yudhoyono yang sebesar 5,12 persen.
Meski menjadi figur yang paling diingat setelah Prabowo, Purbaya mengaku tidak tertarik untuk terjun ke dunia politik.
“Saya enggak tertarik politik. Saya mau kerja aja,” kata Purbaya menjawab pertanyaan awak media di Istana Kepresidenan Jakarta, baru-baru ini.
Saat ditanya lebih lanjut soal elektabilitasnya yang tinggi, Purbaya kembali menjawab normatif soal dirinya yang tidak tertarik bergabung ke politik.
“Saya enggak tertarik politik, Mas,” tegas Purbaya.
Sementara itu, pada survei elektabilitas calon wakil presiden. Purbaya menempati posisi tertinggi dengan 28,65 persen. Dia mengalahkan sejumlah tokoh politik seperti Dedi Mulyadi (20,15 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (15,75 persen) dan Gibran (12,35 persen).
Adapun survei bertajuk Menakar Persepsi Masyarakat terkait Isu Politik Menuju Pemilu 2029 ini dilakukan pada 1 hingga 10 Oktober 2025. Jumlah responden sebanyak 1.610, dengan metode multistage random sampling.
”Untuk top of mind calon presiden 2029 Prabowo Subianto berada di urutan pertama dengan 40,12 persen, di peringkat kedua adalah Purbaya Yudhi Sadewa dengan 22,50 persen,” kata Direktur Eksekutif IndexPolitica Indonesia Denny Charter.
IndexPolitica menyatakan tingkat kesalahan atau margin of error survei ini 1,6 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
“Dalam waktu singkat, Purbaya berhasil mendapatkan popularitas yang tinggi dengan kebijakan dan tindakannya saat mulai menjabat sebagai Menteri Keuangan RI,” kata Denny.
PAN Buka Peluang Purbaya Jadi Kader
Dalam kesempatan berbeda, Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengakui elektabilitas Purbaya cukup tinggi, tapi sosok tersebut belum tentu mau untuk terjun ke dunia politik.
Dia menilai Purbaya adalah profesional di bidang keuangan yang sekarang masuk ke birokrasi untuk mengurusi masalah perbendaharaan negara.
Sejauh ini, dia pun belum melihat Purbaya memiliki maksud dan tujuan untuk lari ke ranah politik.
“Apakah kemudian Pak Purbaya itu menjadi salah satu calon besutan dari PAN untuk kita tarik ke PAN? Ya, belum tentu Pak Purbaya-nya juga mau,” kata Eddy. (teraskata)





Tinggalkan Balasan