Sudah Sepekan Pelaku Teror di Palopo Masih Berkeliaran, Kapolres Cuma Bisa Bilang Begini
Tapi tak banyak yang bisa dijelaskan. Hanya memastikan bahwa pihaknya masih menyelidiki kasus ini.
“Masih dalam penyelidikan,” ungkap AKBP Alfian Nurnas via WhatsApp, Sabtu (26/9/2020), dikutip Teraskata.com dari Ritmee.

Sekadar diketahui, pada Sabtu (19/9/2020) dini hari lalu, sekelompok OTK menganiaya sejumlah warga Palopo.
Setiap orang yang ditemui jadi sasaran aksi penganiayaan mereka. Seperti yang dialami Chalis (50), karyawan salah satu toko emas di jalan Durian, Kota Palopo.
Saat itu, dia sedang duduk di depan toko tempatnya bekerja bersama seorang temannya. Tiba-tiba sekelompok orang mendatanginya dengan membawa double stick atau nunchaku dan senjata tajam.
“Saya kaget karena teman saya langsung kabur. Melihat teman saya kabur, mereka tambah marah. Saya dipukul pakai double stick. Padahal saya tidak mengenal mereka. Saya juga tidak tahu salah saya apa kenapa dipukul,” jelas Halis saat ditemui di tempat kerjanya, Senin (21/9/2020) sore.
Tidak hanya dianiaya, motor Chalis pun jadi sasaran sekelompok orang itu. Dia menghancurkan motor korbannya dengan senjata yang dipakai menghajar korban.






Tinggalkan Balasan