TERASKATA

Membangun Indonesia

Sudah Sepekan Pelaku Teror di Palopo Masih Berkeliaran, Kapolres Cuma Bisa Bilang Begini

Salah satu korban aksi teror di Palopo.

“Mereka sekitar 5-6 orang. Karena takut, saya mencoba kabur dengan motor yang sudah dia hancurkan. Untung masih bisa nyala. Seandainya saya masih tinggal, mungkin saya dibunuh mereka” katanya.

Usai menganiaya Halis, mereka lalu menyasar pedagang buah yang tak jauh dari tempat itu. Surya (60) seorang pedagang buah juga jadi korban penganiayaan OTK itu.

Akibat penganiayaan itu, lengan kanan korban lebam dan membiru. “Saya kaget ada ribut-ribut. Saya keluar dan melihat Chalis dipukul. Saat Chalis lari menyelamatkan diri, mereka lalu mendatangi saya dan mengintimidasi saya,” urai Surya.

“Timbangan buah juga dia lempar dan mengenai lengan saya. Lihat sendiri, sampai biru begini. Mereka juga mengobrak abrik jualan saya sampai hancur. Lapak pedagang lain juga mereka hancurkan,” tambahnya.

Tidak sampai disitu, aksi premanisme itu berlanjut di jalan Sawerigading. Hery Gunawan (31) warga sekitar ditikam menggunakan benda tajam.

“Saya tidak kenal mereka. Tiba-tiba mereka menyerang, memukul dengan batu dan menusuk perut saya,” kata Hery saat ditemui di RSUD Sawerigading yang menjalani perawatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

IKLAN BANNER