2021, Okupansi Hotel di Palopo 45 Persen, Ketua PHRI: Belum Seperti yang Diharapkan
TERASKATA.COM, Palopo – Tingkat hunian atau okupansi hotel di Kota Palopo pada tahun 2021 masih merangkak pada angka 45 persen.
Hal tersebut diungkap Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Palopo, Ery kepada Teraskata.com, Rabu (12/01/22).
Ia menyebutkan, angka tersebut sudah lumayan dibandingkan pada tahun 2020 yang berada di bawah 5 persen. Namun, kata dia, capaian tersebut pun belum seperti yang diharapkan.
“Iya, bahkan untuk Natal dan Tahun Baru kemarin, yang sebenarnya kita harap ke hotel itu tingkat huniannya naik, tapi justru turun dikarenakan penertiban yang dilakukan pada saat itu ternyata berdampak ke orang dari luar Palopo dan juga pastinya berdampak ke hunian yakni tamu tidak merasa nyaman untuk menginap,” ucap Ery.
Ery mengatakan, untuk target hunian hotel di tahun 2021 tepatnya di akhir tahun itu bisa mencapai 100 persen okupansi, tapi faktanya di bawah 50 persen.
“Di tahun 2021 tingkat hunian sebenarnya sudah ada perbaikan dibanding tahun 2020, cuman ya belum seperti yang diharapkan,” ucap Ery.
“Dari September hingga Desember 2021 yakni Natal dan Tahun Baru sudah hampir normal, tingkat hunian sudah ada di 45 persen,” sambungnya.
Untungnya, di Kota Palopo tidak banyak Hotel yang tutup. Karena apabila jika hotel ditutup otomatis perputaran ekonomi sudah tidak sehat.
Sekarang, selama Januari tingkat hunian Hotel belum pernah dapat tamu di atas 20 persen. “Ini yang kita khawatirkan kedepannya, apalagi nanti masuk liburan lebaran,” katanya.
Ia berharap, Pemerintah Kota Palopo nantinya bisa membuat program-program ataupun event yang bisa mendatangkan orang dari luar Kota Palopo.
“Syukur salah satunya nanti ini akan ada Festival Pekan Budaya Tana Luwu, kita sih berharap nantinya akan banyak tamu dari luar daerah yang akan masuk ke Palopo,” harap Ery.
Dari 22 hotel di Palopo, hanya ada 5 hotel yang digunakan untuk tamu dari Festival Pekan Budaya Tana Luwu. Yaitu Hotel Harapan, Hotel Value, Hotel Atriam, Hotel Kambo, dan Hotel Agrowisata.(mg1/lia)






Tinggalkan Balasan