Kreatif, Pemuda Wotu Olah Limbah Plastik Jadi Paving Block
TERASKATA.COM, LUWU TIMUR – Kreativitas sejumlah pemuda di Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Luwu Timur patut diacungi jempol. Mereka mengolah limbah plastik menjadi paving block.
Hebatnya, paving block dari limbah plastik ini memiliki ketahanan yang lebih baik ketimbang paving block dari semen.
Menurut salah satu inisator paving block limbah plastik ini, Maskur, pembuatan paving ini dilatarbelakangi oleh keresahan mereka dengan kian banyaknya sampah plastik.
Bersama Bayu dan Ismail, Maskur berinovasi memanfaatkan limbah plastik menjadi paving block dengan tingkat ketahanan yang mengagumkan.
“Kami berupaya mengurangi limbah plastik di Desa Bawalipu dengan cara mendaur ulangnya menjadi paving block,” kata Maskur, dikutip Teraskata.com dari Batarapos.com, Minggu (19/9).
Dalam pengujiannya, Maskur membanting paving block limbah plastik itu dan ternyata sangat sulit untuk dihancurkan.
“Untuk saat ini masih dalam tahap uji coba alat produksi yang lebih memadai dengan merakit sendiri,” ujar Maskur.
Ditambahkan rekannya, Bayu, meski alat produksinya hanya kreasi sendiri, namun jika mendapat dukungan dari berbagai pihak, bukan tidak mungkin alat itu bisa lebih dikembangkan.
“Kami ingin beinovasi lagi dengan harapan dapat digunakan sebagai pemanfaatan limbah plastik ke hal-hal yang lebih berguna bagi kehidupan dan memiliki nilai ekonomis,” kata Bayu.
Dari alat kreasi tiga pemuda Bawalipu itu, mereka bisa memproduksi 50 paving block per hari yang setara dengan mengurangi 150 kg limbah plastik.
“Untuk saat ini kami hanya mampu produksi sebanyak 50 per hari dengan alat produksi yang sangat terbatas. Tapi jika dikembangkan, jumlah produksinya bisa lebih banyak,” kata rekan Bayu lainnya, Ismail. (*/int)





Tinggalkan Balasan