Pembunuh Daeng Losi Pakai Jaket Hitam? Sempat Terlihat Tetangga Setelah Korban Minta Tolong
TERASKATA.COM, PALOPO – Pengakuan mengejutkan diungkap tetangga Daeng Losi (60), perempuan paruh baya asal Takalar yang tewas bersimbah darah di rumahnya di Perumahan Graha Jannah-Zarindah, Kota Palopo, Rabu (11/8/2021) siang.
Beberapa saat setelah Daeng Losi dihabisi pelaku, tetangga korban sempat melihat ada orang lain di dalam rumah korban, mengenakan jaket hitam.
Kuat dugaan, sosok berjaket hitam itu adalah pelaku pembunuhan Daeng Losi.
Daeng Losi diketahui tinggal bersama suaminya Daeng Gassing (65) di rumah bercat hijau, posisinya paling ujung Blok C Perumahan Graha Jannah-Zarindah.
Pasangan suami istri asal Takalar ini sudah berpuluh tahun menetap di kompleks tersebut.
Pada saat kejadian, Daeng Losi seorang diri di rumahnya. Sang suami, Daeng Gassing berangkat ke Takalar, Selasa tengah malam pukul 23.30 Wita, untuk menghadiri Hari Ketiga adiknya yang juga meninggal.
Peristiwa itu pertama kali diketahui, setelah tetangga depan rumah Daeng Losi, Andi Nurhayati atau yang tetangga memanggilnya dengan sebutan Opu berusia 70 tahun, mendengar suara jeritan minta tolong dari dalam rumah Daeng Losi, Rabu siang, kemarin.
Usianya yang sudah lanjut, hanya bisa bergerak perlahan. Ia lalu memberitahu anaknya Ocha yang juga di dalam rumah. Dengan spontan Ocha ingin melihat ke dalam rumah Daeng Losi. Saat itu juga, ia melihat ada tangan yang langsung menutup pintu depan rumah Daeng Losi.
“Sempat saya liat ada tangan menutup pintu depan rumah Daeng Losi. Sebelum ditutup, ada juga orang pakai jaket hitam di dalam. Kalau tidak salah ada dua orang di dalam,” pengakuan Ocha, dikutip dari Palopo Pos.
Setelah melihat pintu rumah tertutup, ia lalu bergegas ke tetangga sekitar Blok C untuk meminta bantuan.
Selang beberapa saat kemudian, para tetangga sudah berdatangan ke rumah Daeng Losi.
Sayangnya ketika Ocha dan tetangga lainnya tiba di TKP, pelaku sudah tidak ada. Hanya menemukan darah berceceran di lantai, mulai di ruang tamu hingga ke dalam kamar depan.
Di dalam kamar depan inilah Daeng Losi ditemukan terlentang bersimbah darah dekat karpet merah.
Sedangkan di dalam rumah terlihat beberapa jejak kaki yang mengarah ke pintu keluar samping rumah.
Ketua RW 03 Kelurahan Songka, Rahman yang sempat melihat lokasi TKP pembunuhan menuturkan, banyak darah berceceran di lantai.
Di dalam rumah juga ada didapati satu kaos tangan diduga milik pelaku. Juga arah jejak kaki yang menuju pintu samping. Kalung emas korban 20 gram yang ia selalu pakai, itu juga hilang.
Kasubag Humas Polres Palopo AKP Edi Sulistyono menyebutkan barang bukti yang diamankan dari TKP pembunuhan Daeng Losi antara lain, satu HP android dan satu HP Nokia.
“Juga diamankan uang tunai sebesar Rp 7 juta dan kalung emas,” ujar Edi.
Selain itu, juga diamankan batu ulek dan sebuah gelas.
Kemudian satu bungkus rokok, satu bungkus biskuit dan sendal berwarna hitam dan baju biru.
Serta satu buah helm diduga milik pelaku.(*/int)





Tinggalkan Balasan