TERASKATA

Membangun Indonesia

Sebelum Laka Maut, Pemilik DFC Tomoni Daheria Ladai Kumpulkan Bantuan Beras Buat Korban Banjir Lutra

Daheria Ladai, pegiat sosial di Tomoni, Luwu Timur meninggal dunia setelah tertabrak mobil, Senin (30/8/2021) malam. Foto via facebook

TERASKATA.COM, LUWU TIMUR – Daheria Ladai diketahui adalah pemilik Dahsyat Fried Chicken (DFC) Tomoni, yang meninggal setelah ditabrak mobil Avanza dan Pick-up, Senin (30/8/2021) malam dikenal orang baik.

Ia aktif di berbagai kegiatan sosial, seperti komunitas Nasi Jumat (Sijum) atau Komunitas Jumat Berkah (KJB) dan Komunitas Anti Riba Indonesia (KARI).

Terbaru, Daheria menggalang bantuan beras untuk korban banjir Luwu Utara (Lutra).

Beberapa saat sebelum kejadian nahas itu menimpa, Daheria tengah menjamu relawan dari Masamba yang hendak menjemput ratusan zak bantuan beras yang dikumpulkan Daheria Ladai.

Hal itu diketahui dari postingan akun facebook NR Daeng, relawan yang menjemput bantuan beras untuk korban banjir Lutra itu.

“Melihat postingan kami tentang korban Banjir Luwu Utara yang butuh beras, maka beliau berinisiatif untuk mengumpulkan donasi beras bersama teman-teman KJB (Komunitas Jumat Berbagi) Mangkutana Luwu Timur,” tulis NR Daeng, Senin (30/8/2021) malam.

“Kemarin beliau memberi kabar telah terkumpul 50 sak beras. Pagi tadi memberi kabar telah terkumpul 125 sak beras x @5kg,” lanjutnya.

“Hari ini beliau menunggu kami sejak siang untuk menjemput beras. Selesai Shalat Maghrib, bertemulah kami di warung beliau. Seperti pertemuan sebelumnya kami di sambut dengan ramah dan ceria.”

“Disuguhkan Barongko, lalu kopi, lalu nasi goreng.. Beliau bilang begini.. “Ini makanan pembuka.. Sebentarpi kita makan dangkot,” tulis NR Daeng mengisahkan pertemuan terakhirnya dengan Daheria.

Ketika NR Daeng bersama rekannya tengah menikmati jamuan makan malam, Daheria keluar warung dan beberapa saat kemudian terdengar suara benturan benda keras dari arah jalan raya.

“Semntara kami makan, beliau beranjak berdiri dan berjalan ke arah luar warung tanpa berkata-kata. Sejurus kemudian..Prakk.. Bugg.. Bugg.. Kami semua berdiri..Ada tabrakan…Inna lillahi Wa Inna ilaihi raaji’un,” lanjut NR Daeng.

Diberitakan sebelumnya, lakalantas maut terjadi di Jalan Poros Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Senin (30/8/2021).

Korbannya, Daheria Ladai meninggal dunia setelah ditabrak mobil.

Kejadian nahas itu menimpa Daheria sekira pukul 19.00 WITA saat dirinya berjalan kaki menyeberang jalan hendak mengantar makanan untuk suaminya.

“Katanya, korban dari warung (DFC) mau ke rumahnya (Tilung Komputer). Pas menyeberang ditabrak mobil,” kata warga di lokasi kejadian.

Daheria diketahui dua kali ditabrak mobil. Setelah ditabrak Avanza, korban terpental dan kembali menghantam mobil jenis pick up, sehingga nyawa korban tidak tertolong.

“Pas nyebrang, lewat mobil tabrak, setelah ditabrak, korban terpental lagi ditabrak lagi mobil,” kata warga.

Kejadian ini tengah ditangani Sat Lantas Polres Luwu Timur, sementara korban langsung disemayamkan di rumah duka.

Mobil Avanza dan juga sopirnya yang merupakan warga Desa Bayondo Kecamatan Tomoni, sudah diamankan pihak Kepolisian.

Sementara, pemilik mobil pick up juga tengah menjalani perawatan di Puskesmas Tomoni akibat terkena pecahan kaca mobil.(int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

IKLAN BANNER