Warga Palopo Jadi Korban Longsoran Tanah Galian Tambang Emas Bombana Sultra, Jenazah Tiba di Rumah Duka
“Kami sudah akrab dari dulu, memang kami selalu bersama, selalu pergi mendaki gunung sama-sama juga,” ungkapnya.
Untuk diketahui, dalam peristiwa ini ada 5 korban tewas tertimbun longsoran tanah galian emas Bombana ini.
Mereka adalah Alex (31), Abo (33), Bettu (40), Akki (41), dan Maripadang sendiri.
Sementara Abo dan Bettu merupakan warga Kabupaten Luwu dan dua korban lainnya dari Kolaka.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu berawal saat kelima korban bersama dua rekannya berangkat menuju lokasi penambangan sekitar pukul 18.30 WITA.
Setelah tiba di lokasi, kelima korban masuk ke dalam lubang tikus dengan ke dalaman 15 meter.
Sementara dua orang lainnya berada di luar lubang.
Tak lama berselang, lubang tersebut runtuh, dan langsung menimbun kelima korban.
Dua orang penambang yang selamat lalu menuju perkampungan untuk meminta bantuan warga.
Satu jam berselang, warga datang mencoba menyelamatkan korban, namun karena longsoran tanah sangat tebal, warga harus menggunakan alat berat untuk mengevakuasi.
Korban akhirnya berhasil dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Poleang Utara, pukul 22.00 Wita.
Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferri Walintukan membenarkan kejadian itu.
“Iya, benar. Kasusnya ditangani Polres Bombana,” kata Ferry.(lia)






Tinggalkan Balasan