Viral Video Blink Bersaudara Gantian Sepatu Sekolah, Ibunya Merasa Malu
TERASKATA.COM, BAUBAU – Potret kemiskinan memang masih kerap dijumpai di negeri yang sudah 76 tahun merdeka ini. Seperti di Baubau, Sulawesi Tenggara. Blink bersaudara harus harus gantian sepatu sekolah.
Kisah pilu kakak beradik Nadia Blink (11) dan adiknya Rizky Blink (9). Mereka hanya punya sepasang sepatu dan harus bergantian sepatu demi bisa masuk sekolah.
Video Blink bersaudara gantian sepatu sekolah ini direkam sesorang lalu diunggah di media sosial.
Dalam sekejap video Blink bersaudara gantian sepatu sekolah langsung viral. Banyak netizen prihatin dengan kondisi mereka.
Nadia dan Rizky sama-sama sekolah di SDN 3 Wameo, Kota Baubau, Sultra.
Ibu kedua bocah SD itu, Mardiana merasa malu karena tidak bisa memenuhi kebutuhan anak-anaknya.
“Maaf sebenarnya saya tidak tahu kalau video itu viral. Jujur saya malu karena tidak bisa kasih apa-apa ke anak saya karena hari itu juga saya belum punya cukup uang untuk beli sepatu,” kata Mardiana, Selasa (23/11/2021).
Mardiana mengaku sempat menangis setelah melihat video kedua anaknya. Karena uang yang terbatas, dia baru memberikan sepatu kepada Nadia, sementara Rizky diminta bersabar.
Mardiana, yang bekerja sebagai sales di salah satu perusahaan di Kota Baubau, menuturkan bahwa ia memang tidak memiliki penghasilan tetap.
Dia akan digaji berdasarkan konsumen yang dia dapat, tapi hal itu tidak membuat kedua anaknya berkecil hati.
Ia juga mengungkapkan bahwa kedua anaknya memang sudah saling menyayangi sejak kecil.
“Dari umur 3 dan 4 tahun mereka memang sudah baku bawa (saling bawa), baku (saling) sayang sekali bahkan sampai sekarang masih tidur sama-sama,” jelasnya.
“Adiknya itu ingin punya sepatu seperti punya kakaknya, saya hanya bilang sabar dulu, tapi ini anak bilang kalau belum ada tidak apa-apa mama, kami bisa gantian dulu,” katanya.
Mardiana juga tidak mengetahui siapa pihak yang merekam video kedua anaknya sedang bergantian sepatu itu kemudian diviralkan ke media sosial.
Dia baru tahu video anaknya viral setelah diberi tahu teman kerja.
“Saya mau pergi kerja baru saya dihubungi sama teman kerja saya, katanya suruh buka FB, lalu saya numpang WiFi dan saya lihat video kedua anak saya,” tuturnya.
Setelah video tersebut viral, pada 19 November, Mardiana mengaku juga sudah mendapatkan kunjungan langsung dari Kapolres Baubau dan diberikan sepatu dan beberapa bantuan lainnya.
Ia juga mengungkapkan terima kasih kepada orang-orang yang sudah mau peduli.
“Terima kasih banyak, setelah video itu viral saya juga sudah dapat bantuan tapi mungkin sudah cukup karena masih banyak orang di luar sana yang juga mungkin sengsara,” jelasnya. (*/int)






Tinggalkan Balasan