TERASKATA

Membangun Indonesia

Penilaian Legenda PSM Makassar, Luwu Timur Masih di Atas Palopo

Tim Porprov Luwu Timur saat menggelar latihan di Lapangan Wotu, Kamis (22/7/2021). foto:teraskata.com

TERASKATA.COM, LUWU TIMUR – Tim Sepakbola Kota Palopo dan Luwu Timur tergabung di Grup 6 kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) Sulawesi Selatan. Bersama Toraja Utara, mereka akan berebut satu tiket ke Sinjai-Bulukumba.

Legenda PSM Makassar, Yusrifar Djafar mencermati kekuatan tiga tim di Grup 6 ini dan menilai Tim Porprov Lutim masih lebih baik dari kedua lawannya.

Yusrifar yang merupakan pelatih Tim Porprov Lutim menyebut Tim Porprov Kota Palopo akan jadi lawan terberatnya di babak kualifikasi, Agustus mendatang.

Alasannya, Tim Porprov Palopo diperkuat sejumlah pemain luar (Bukan kelahiran Palopo). Dan hal itu dibolehkan di ajang Porprov, selama pemain itu tinggal di daerah bersangkutan enam bulan sebelum kompetisi.

Pelatih Tim Sepakbola Lutim untuk Porprov Sulsel, Yusrifar Djafar.
Pelatih Tim Sepakbola Lutim untuk Porprov Sulsel, Yusrifar Djafar.

“Mereka (Palopo) akan jadi lawan terberat. Kalau tidak salah mereka kan punya enam pemain luar. Jadi pasti sangat solid,” kata Yusrifar Djafar kepada Teraskata.com baru-baru ini.

Tanpa menafikan kekuatan Toraja Utara yang notabene berstatus juara bertahan, Yusrifar menilai komposisi pemain Torut sudah berubah dan ia menilai kualitas mereka tak sebaik pendahulunya.

Meski menyebut Palopo adalah lawan terberat, namun mantan gelandang PSM itu menilai kualitas anak asuhnya masih di atas Palopo

“Komposisi pemain Luwu Timur merata di semua lini, jadi saya rasa tim ini masih di atas Palopo,” ujarnya.

Tim Porprov Lutim sendiri saat ini masih menjalani pemusatan latihan (training centre) di Wotu. Saban hari mereka berlatih di Lapangan Wotu, Desa Lampenai.

Ditambahkan Yusrifar, setelah sebelumnya dua pekan menggenjot fisik anak asuhnya di Pantai Balo-balo Wotu, kini ia fokus mengasah strategi bermain.

“Sekarang sudah fokus ke strategi. Bagaimana pola bertahan, begitu pun menyerang,” bebernya.

Rencananya, tiga pertandingan Grup 6 Pra-Porprov akan digelar di Lapangan Wotu, Lutim pada 8-12 Agustus 2021 mendatang.

Namun belakangan beredar kabar bahwa Bupati Lutim, Budiman enggan daerahnya jadi tuan rumah ajang ini karena tingginya kasus Covid-19 di Lutim.

“Informasinya begitu. Pemkab dan Polres Lutim sudah menggelar pertemuan dan mencuat wacana kita (Lutim) batal jadi tuan rumah. Tapi ini belum pasti ya. Nanti ada keputusan finalnya,” kata Yusrifar kepada Teraskata.com, di sela-sela memimpin anak asuhnya latihan di Lapangan Wotu, Kamis (22/7/2021) lalu.(int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

IKLAN BANNER