Menantu Diduga Dianiaya Mertua di Mamasa, Kasus Sudah Masuk Tahap Penyidikan
TERASKATA.COM, MAMASA – Seorang perempuan bernama Wahyuni Wulan Dari diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah mertuanya sendiri di Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa.
Peristiwa tersebut terjadi pada 24 April 2026 lalu, di rumah terduga pelaku di Dusun Tusan.
Wulan menuturkan, kejadian bermula saat dirinya hendak mengambil anaknya yang sebelumnya dibawa oleh suaminya, Arfin. Namun, situasi justru memanas ketika ayah mertuanya tiba-tiba datang dan melakukan penyerangan.
“Tiba-tiba datang mendorong dan memukul saya. Tidak hanya memukul, dia juga menendang bagian belakang saya,” ujar Wulan, Senin (4/5/2026).
Akibat kejadian tersebut, Wulan bersama pihak keluarga telah melakukan visum dan melaporkan kasus itu ke Polres Mamasa.
Namun, pihak keluarga menyayangkan belum adanya penahanan terhadap terduga pelaku meski laporan telah berjalan hampir dua pekan.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini setelah peristiwa terjadi. Tapi hingga hampir dua minggu, belum ada penahanan,” kata Bojes, keluarga korban.
Pihak keluarga pun berencana mendatangi Polres Mamasa untuk mempertanyakan perkembangan penanganan kasus tersebut.
“Kami akan ke Polres Mamasa untuk memperjelas laporan kami. Jika tidak ditindaklanjuti, keluarga akan mengambil langkah lanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Drones Madika, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan.
“Sudah masuk tahap penyidikan. Keterlambatan terjadi karena keterbatasan jumlah penyidik,” ujarnya singkat.
Penulis : Abriano
Editor : Redaksi Teraskata.com



