TERASKATA

Membangun Indonesia

Target Legislator Dapil III, Husler-Budiman Menang 75 Persen di Tomoni

admin |
Tiga legislator asal Dapil III Mangkutana Raya, Leonard Bingga (PDIP), Wahidin Wahid (Golkar), dan Rully Heryawan (Hanura).

TERASKATA.Com, Luwu Timur – Legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) III Luwu Timur menargetkan kemenangan Pasangan Husler-Budiman di Kecamatan Tomoni hingga 75 persen.

Hal itu bukan tanpa alasan. Target itu lahir dari hasil evaluasi kerja-kerja tim di lapangan. Meski masih terdapat banner kompetitor Husler-Budiman di rumah warga, namun itu bukan berarti warga tidak memilih pasangan Husler-Budiman di Pilkada mendatang.

Legislator Hanura, Rully Heryawan yang juga warga Kecamatan Tomoni mengatakan, kemenangan Husler-Budiman hingga angka 75 persen bukan hal yang mustahil. Selain melihat perangkat tim dan relawan yang telah bekerja, hasil evaluasi pihaknya juga menujukkan potensi itu dapat terwujud pada 9 Desember mendatang.

”Partai hanura tahu, di masyarakat Beliau masih diinginkan menjadi bupati. Saya berani katakan, 75 persen kemenangan Husler-Budiman. Melihat kondisi di masyarakat akar rumput masih menginginkan Pak Husler dua periode,” kata Rully dengan penuh semangat di acara pengukuhan Tim Pemenangan Husler-Budiman Kecamatan Tomoni.

Ia juga mengatakan, DPP Partai Hanura sangat tegas dan akan memberikan sanksi kepada kadernya jika bermain-main di Pilkada ini.

”Seluruh kader wajib tegak lurus ikuti instruksi partai. Kalau ada yang mbalelo, ada bukti angsung pecat. Tidak ada ampun buat mereka,” tegasnya.

Senada dengan Rully, Legislator partai Golkar Wahidin Wahid juga menargetkan 75 persen kemenangan Husler-Budiman di Tomoni. Sebagai kader Partai Golkar, ia wajib memenangkan pasangan Husler-Budiman di Wilayahnya.

”Karena Pak Husler adalah ketua Golkar dan saya adalah kader Golkar, maka tidak ada alasan untuk tidak memenangkan beliau di tanggal 9 nanti,” kata politisi yang akrab disapa Didin itu.

Menurutnya, memilih pemimpin tidak boleh hanya dilihat dari kemampuanya berorasi saja apalagi yang hanya mampu melakukan pencitraan dan membodohi masyarakat.

”Memilih pemimpin itu, dengan melihat hasil kerja-kerjanya saat diberikan amanah. Empat tahun Luwu Timur dipimpin Pak Husler, sudah banyak yang dibuat, mulai dari infrastruktur, program beasiswa, dan banyak lagi. Ini adalah alasan, mengapa kita kembali memilih Pak Husler,” tandansya.

Wahidin juga mengajak seluruh masyarakat Luwu Timur, khususnya di Kecamatan Tomoni untuk tidak mudah dibodohi oleh kandidat yang menjanjikan program-program yang tidak masuk akal.

”Di Tomoni ini, warganya tidak terima beras 5Kg. Karena Tomoni ini penghasil beras. Masyarakat di Tomoni ini sudah cerdas dalam memilih,” kata Didin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini