Pengangguran Turun di Barru, Tapi Kualitas Pekerjaan Disorot di Hari Buruh
TERASKATA.COM, BARRU – Momentum peringatan Hari Buruh menjadi ajang refleksi kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Barru. Meski pemerintah daerah mencatat penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), sejumlah pihak menilai capaian tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kesejahteraan pekerja.
Ketua DPD II KNPI Barru, Edi, menilai penurunan angka pengangguran belum diiringi peningkatan kualitas lapangan kerja.
Menurutnya, mayoritas tenaga kerja masih terserap di sektor informal yang minim kepastian pendapatan dan perlindungan kerja.
“Kalau dilihat di lapangan, pekerjaan formal yang stabil masih terbatas. Yang dominan justru pekerjaan serabutan dan sektor informal,” ujarnya.
Selain itu, isu kesejahteraan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) turut menjadi perhatian. Meski PPPK memberikan kepastian status kerja, perbedaan skema penghasilan dan tunjangan dinilai masih menimbulkan ketimpangan.
Hal ini memicu perbedaan persepsi terkait tingkat kesejahteraan antarpegawai di sektor publik.
Ia menilai kebijakan pemerintah tidak cukup hanya berfokus pada penurunan angka pengangguran.
Pemerintah dinilai perlu memperhatikan kualitas pekerjaan, kepastian pendapatan, serta perlindungan tenaga kerja di berbagai sektor.
”Momentum Hari Buruh juga sebagai pengingat bahwa capaian statistik harus diimbangi dengan evaluasi kondisi sosial ekonomi yang lebih komprehensif,” katanya.
Jika demikian kata dia, kebijakan ketenagakerjaan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan pekerja.
Penulis : Ikhsan
Editor : Redaksi Teraskata.com


