Refleksi Hardiknas 2026 di Cirebon, Anak PAUD Merdeka Bermain dan Guru Lebih Sejahtera
TERASKATA.COM, CIREBON – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi bagi dunia pendidikan di Kabupaten Cirebon, khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Abdul Basith, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter generasi masa depan.
Abdul Basith memaknai Hardiknas sebagai pengingat akan filosofi pendidikan yang menempatkan anak sebagai pusat pembelajaran sejak usia dini.
Ia mengibaratkan proses pendidikan seperti menanam benih yang akan tumbuh dan berkembang di masa depan.
“Di bidang PAUD, Hardiknas adalah momentum untuk menyadari kembali bahwa usia 0–6 tahun merupakan masa emas atau golden age. Apa yang ditanam sejak TK maupun TPA akan membentuk karakter sosial, emosional, dan kognitif anak hingga dewasa,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, peringatan Hardiknas tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan. Ia menilai momentum ini harus menjadi pengingat bagi guru dan orang tua tentang pentingnya pendidikan sejak dini.
“Pendidikan itu dimulai dari rumah dan PAUD. Ini yang harus kita sadari bersama agar tidak salah dalam memberikan pijakan awal bagi tumbuh kembang anak,” jelasnya.
Kemerdekaan Bermain dan Kesejahetaran Guru
Basith berharap anak-anak usia dini dapat merasakan kemerdekaan dalam bermain sambil belajar tanpa tekanan.
Ia menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
“Harapannya, semua anak PAUD bisa merdeka bermain sambil belajar,” katanya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik PAUD dan TK di Kabupaten Cirebon.
Menurutnya, peran guru sangat vital dalam membentuk karakter anak sehingga perlu mendapat perhatian lebih.
“Yang tak kalah penting, kami berharap guru-guru PAUD serta TK semakin dimanusiakan dan ditingkatkan kesejahteraannya,” pungkasnya.
Penulis: Mu’min
Editor: Redaksi Teraskata


