Wisata Air Cikomboy Catat Lonjakan Pengunjung Hingga 3.700 Orang saat Libur Lebaran
CIREBON – Momentum libur Idul Fitri 1447 H menjadi berkah tersendiri bagi sektor pariwisata di Kabupaten Cirebon. Objek wisata air tetap merajai pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Salah satu yang paling menonjol adalah Kolam Renang Cikomboy yang terletak di Desa Matangaji, Kecamatan Sumber.
Destinasi ini melaporkan lonjakan pengunjung yang cukup signifikan selama masa libur panjang. Kuwu Desa Matangaji, Rusnadi, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat mencapai puncaknya pada H+2 dan H+3 Lebaran.
“Pada hari kedua dan ketiga libur Idul Fitri, tercatat kurang lebih ada 3.700 pengunjung yang datang,” ujar Rusnadi melalui keterangan tertulisnya, Senin (23/3/2026) malam.
Meski mengalami peningkatan jumlah wisatawan, pihak pengelola tetap menjaga harga tiket agar tetap merakyat. Jika pada hari biasa pengunjung hanya dikenakan tarif Rp5.000, khusus pada momen libur Lebaran ini, tiket masuk hanya naik menjadi Rp10.000.
Dengan harga tersebut, pengunjung sudah bisa berenang sepuasnya sambil menikmati suasana alam yang asri. Salah satu daya tarik utama Cikomboy adalah letaknya yang dikelilingi hamparan sawah dan perbukitan.
Dari area kolam, kegagahan Gunung Ciremai terpampang jelas sebagai latar belakang, memberikan kesan mewah pada objek wisata lokal ini.
Selain pemandangan, kualitas air menjadi keunggulan kompetitif yang sulit ditemukan di tempat lain. Pengelola berkomitmen menjaga kealamian air dengan menghindari penggunaan bahan kimia atau kaporit.
“Sumber air kami alami dan dikuras setiap hari, sehingga air tetap jernih dan segar tanpa kontaminasi bahan kimia,” tambah Rusnadi.
Kenyamanan ini dirasakan langsung oleh Muhyidin, salah satu pengunjung yang memboyong keluarganya pada Minggu (22/3). Baginya, Cikomboy adalah paket lengkap untuk wisata keluarga karena ramah di kantong dan memiliki pelayanan yang baik.
“Sangat nyaman dan pelayanannya ramah. Pemandangannya indah, suasananya adem, dan yang paling penting tiketnya sangat terjangkau,” ungkapnya pada Selasa (24/3).
Muhyidin juga mengapresiasi kebijakan pengelola yang memperbolehkan pengunjung membawa makanan dari rumah. Hal ini memungkinkan para pengunjung untuk tetap menjaga tradisi botram atau makan bersama di pinggir kolam dengan udara yang sejuk.
Dengan akses yang mudah dijangkau baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, Kolam Renang Cikomboy terus mengukuhkan diri sebagai destinasi unggulan di jantung Kabupaten Cirebon yang memadukan kesehatan, rekreasi, dan keindahan alam. (Mu’min)







Tinggalkan Balasan