TERASKATA

Membangun Indonesia

Dulu Langka, Kini Sungai Cipager Cirebon Jadi “Surga” Ikan Sapu-Sapu

admin |
Ilustrasi: ikan sapu-sapu di cirebon

TERASKATA.COM, CIREBON – Kondisi ekosistem di Sungai Cipager, Kabupaten Cirebon, kini menjadi sorotan serius. Populasi ikan sapu-sapu (Loricariidae) dilaporkan meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir hingga mendominasi aliran sungai tersebut.

Fenomena ini membuat Sungai Cipager seolah berubah menjadi “surga” bagi spesies invasif tersebut. Di balik kondisi sungai yang tampak tenang, ledakan populasi ikan sapu-sapu justru menimbulkan keresahan bagi masyarakat, terutama para pemancing.

Seorang warga setempat, Mustofal, mengaku heran dengan kemunculan ikan sapu-sapu yang kini semakin masif. Ia menyebut, sekitar satu dekade lalu, spesies ini hampir tidak pernah terlihat di Sungai Cipager.

“Dulu di Sungai Cipager tidak ada ikan seperti ini. Tapi sekitar 10 tahun terakhir, populasinya meledak dan makin banyak. Kami juga heran dari mana asalnya sampai sebanyak ini,” ujar Mustofal kepada Teraskata.com, Kamis (16/4/2026).

Pemancing Keluhkan Dominasi Ikan Sapu-Sapu

Meningkatnya populasi ikan sapu-sapu berdampak langsung pada aktivitas warga, khususnya para pemancing. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan ikan konsumsi seperti ikan gabus dan jenis ikan sungai lainnya.

Alih-alih memperoleh tangkapan bernilai ekonomi, kail mereka justru lebih sering tersangkut ikan sapu-sapu yang dinilai kurang bernilai dan sulit diolah untuk konsumsi.

“Sangat mengganggu. Setiap melempar kail, yang sangkut hampir selalu ikan sapu-sapu. Ikan asli sini malah jadi susah dicari,” keluh salah satu pemancing.

Ancaman Serius bagi Ekosistem Sungai

Dominasi ikan sapu-sapu di Sungai Cipager dikhawatirkan dapat merusak keseimbangan ekosistem jika tidak segera dikendalikan. Spesies ini dikenal memiliki daya tahan tinggi terhadap kondisi air tercemar serta kemampuan berkembang biak yang cepat.

Selain itu, ikan sapu-sapu juga memakan lumut dan telur ikan lain, yang berpotensi mengganggu regenerasi ikan lokal. Kondisi ini menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan spesies invasif tersebut mampu menguasai perairan dalam waktu relatif singkat.

Jika tidak ada langkah penanganan yang tepat, keberadaan ikan sapu-sapu dikhawatirkan akan semakin menekan populasi ikan asli Sungai Cipager dan mengancam keberlangsungan ekosistem perairan di wilayah tersebut. (Mu’min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini