TERASKATA

Membangun Indonesia

Polisi Berhati Emas: Kisah Brigadir Nuryanto Antar Pulang Pencari Rongsok yang Tertimpa Tembok

admin |
Polisi Berhati Emas: Kisah Brigadir Nuryanto Antar Pulang Pencari Rongsok yang Tertimpa Tembok

TERASKATA.COM, MAJALENGKA – Dedikasi melampaui tugas pokok ditunjukkan jajaran Polsek Majalengka Kota. Tak hanya menjaga keamanan, aparat kepolisian hadir membawa misi kemanusiaan. Seperti dilakukan Brigadir Nuryanto, Polisi yang membantu seorang lansia korban musibah hingga mengantarkannya pulang ke kampung halaman.

Lansia tersebut diketahui bernama Bapak Saca (65), yang sehari-hari bekerja sebagai pencari barang rongsok. Ia menjadi korban robohnya tembok bangunan di Kelurahan Majalengka Kulon beberapa hari lalu.

Akibat kejadian itu, kondisi fisik korban melemah dan membutuhkan bantuan segera.

Polisi Bergerak Cepat Beri Bantuan

Merespons situasi tersebut, dua personel Bhabinkamtibmas, Nuryanto dan Neng Nur Hasanah, langsung turun tangan.

Pada Jumat (17/4/2026) sore, keduanya menyambangi korban untuk memberikan bantuan sosial guna meringankan beban yang dihadapi.

Namun, kepedulian mereka tidak berhenti pada bantuan materi semata.

Melihat kondisi Bapak Saca yang masih lemah, Brigadir Nuryanto kemudian berkoordinasi dengan aparatur setempat untuk memfasilitasi kepulangan korban.

Dengan penuh kehati-hatian, petugas mengawal proses evakuasi hingga mengantarkan langsung ke kediamannya di Desa Mekarmukti, Kampung Ciliang, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang.

Wujud Nyata Polri Humanis

Kapolres Majalengka, Rita Suwadi, melalui Kapolsek Majalengka Kota, Piki Krismanto, menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan implementasi Polri yang humanis.

“Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami berkomitmen untuk selalu hadir, membantu, dan memberikan pelayanan terbaik dengan penuh empati, terutama bagi warga yang sedang mengalami kesulitan,” ujarnya.

Aksi kemanusiaan ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Perjalanan jauh dari Majalengka ke Sumedang demi memastikan keselamatan seorang warga menjadi bukti nyata kepedulian aparat.

Kisah Bapak Saca menjadi pengingat bahwa di balik seragam, terdapat jiwa pengabdian yang tulus untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

(Mu’min)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini