Dilepas di Tengah Euforia Warga, Dua Atlet Taekwondo Lutim Siap Tempur di Kejurnas Samarinda 2026
TERASKATA.COM, LUWU TIMUR – Euforia olahraga terasa kental di Bundaran Batara Guru, Malili, Sabtu (18/4/2026). Di tengah ramainya warga yang mengikuti program Sabtu Sehat Juara (SDJ), Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, melepas dua atlet taekwondo terbaik untuk berlaga di panggung nasional.
Dua putra daerah itu akan memperkuat Sulawesi Selatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Cadet dan Junior 2026 di Samarinda, yang dijadwalkan berlangsung pada 23–26 April mendatang.
Momen pelepasan berlangsung sederhana, namun sarat makna. Di hadapan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan, doa dan harapan mengiringi langkah dua atlet muda tersebut.
Mereka adalah Delzhady Morteza yang turun di kelas Under 41 Kg Kyorugi Cadet Putra, serta Habib Alkautsar di kelas Under 51 Kg Kyorugi Junior Putra.
Bukan sekadar berangkat, keduanya membawa bekal prestasi. Delzhady tercatat sebagai peraih juara dua di ajang Maestro Championship. Sementara Habib, mengoleksi juara tiga pada BK Porprov.
Bupati Irwan tak hanya melepas, tetapi juga memberi pesan yang lugas dan penuh tekanan moral.
“Jaga nama baik Sulawesi Selatan, khususnya Luwu Timur. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Kalau bisa naik podium, tentu ada bonus sebagai bentuk apresiasi,” ujarnya.
Pesan itu seolah menjadi alarm bahwa mereka tak sekadar bertanding, tapi juga memikul nama daerah.
Pelepasan ini turut disaksikan Sekda Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Muhammad Safaat DP, Camat Malili H. Hasimning, Ketua KONI Lutim Herawan, hingga jajaran pengurus taekwondo.
Keikutsertaan dua atlet ini kembali menegaskan satu hal: Luwu Timur tak pernah kehabisan talenta muda. Tinggal bagaimana mereka menjawab tantangan di arena—apakah pulang membawa prestasi, atau sekadar pengalaman.
Yang jelas, harapan publik sudah terlanjur dititipkan di pundak mereka. (red/teraskata)







Tinggalkan Balasan