Marak Kecelakaan di Jalan Cipto Mangunkusumo, Faisal: Perlu Ditambah LPJU
TERASKATA.COM, BONTANG – Maraknya kasus kecelakaan di Jalan Cipto Mangunkusumo (eks jalan Pupuk Raya) menjadi perhatian khusus DPRD Bontang.
Anggota Komisi III DPRD Bontang Faisal mengatakan, kasus kecelakaan yang kerap menelan korban jiwa di wilayah tersebut disebabkan karena minimnya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), sehingga perlu ditambah.
“Apalagi banyak yang mati juga, saya belum tau juga apakah LPJU di situ arus listrik yang dari solar Cell sudah ganti jadi listrik PLN,” ujarnya, Rabu (20/7/2022).
Selain itu, menurut Faisal minimnya LPJU di jalan tersebut dikarenakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang terkendala oleh minimnya anggaran. Sehingga mereka tidak bisa melakukan penambahan LPJU.
“Selama ini kan yang jadi keluhan mereka (Dishub) terkendala anggaran yang terbatas,” timpalnya.
Ia pun berencana akan mengkordinasikan masalah tersebut kepada pemerintah agar dilakukan penambahan anggaran untuk pengadaan LPJU. Selain itu, menurutnya pihak perusahaan yang dekat dengan wilayah itu juga berkewajiban melakukan penambahan LPJU.
“Itukan jalur perusahaan juga harusnya pemerintah dan perusahaan bisa Kordinasi, masing-masing perusahaan bisalah pasang satu LPJU apalagi perusahaan di sana kan banyak, palingan ngak nyampe Rp 10 juta satu LPJU itu. Nanti pemerintah yang atur masalah arus listriknya,” terangnya.
Sekedar informasi, baru-baru ini, Kamis (14/7/2022) Lalu, terjadi kecelakaan di jalan Ciptomangunkusumo yang mengakibatkan 4 orang menjadi korban. Sementara 1 orang diantara meninggal dunia.
Polisi menduga salah satu penyebab laka lantas itu, disebabkan karena kurangnya penerangan jalan akibat PJU rusak di beberapa titik.
Sementara Kasi Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang, Agus Sugiyanto menuturkan anggaran pemeliharaan LPJU yang hanya Rp 186 juta per tahun kata dia tidak cukup untuk mengcover semua LPJU di Bontang.
“Sementara LPJU di Bontang yang harus rutin kita kontrol ada 4.600 tiang,” tandasnya. (ADV)


