Program Satu Keluarga Satu Sarjana: Terobosan Bupati Brebes untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan
TERASKATA.COM, BREBES – Program satu keluarga satu sarjana (SKSS) yang diluncurkan oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, merupakan sebuah terobosan cerdas dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Brebes.
Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat Brebes, terutama bagi keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi.
Program SKSS ini merupakan sebuah investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Brebes, ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes, Sutaryono, melalui Kabidpora , Mohamad Aka Dharma W kepada awak medi teraskata.com pada , Jumat 13/02/2026.
Lebih lanjut Aka Dharma mengatakan, bahwa program SKSS ini memiliki beberapa kelebihan, antara lain :
Beasiswa yang diberikan cukup besar , yaitu Rp. 4 juta per tahun, siswa dapat memilih jurusan yang di inginkan dan Universitas-universitas yang ada di Kabupaten Brebes dapat meningkatkan kualitasnya dengan adanya program SKSS.
Program tersebut telah berhasil menguliahkan sekitar 480 anak kurang mampu di berbagai perguruan tinggi di Brebes.
“Program SKSS ini merupakan sebuah komitmen pemerintah daerah kabupaten Brebes untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Brebes,” Ujar Aka Dharma.
Dengan adanya program SKSS ini , diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Brebes dan meningkatkan Indeks pembangunan manusia (IPM) di Brebes.
Berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 64 Tahun 2025, atas perubahan peraturan Bupati Nomor 37 Tahun 2025, setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan biaya pendidikan yang bersumber dari APBD II sebesar Rp 4 juta per anak per tahun.
“Sekitar 14 kampus yang menjadi rujukan Pemkab Brebes untuk menerima sejumlah mahasiswa program SKSS. Dan hebatnya lagi, program ini mewajibkan kolaborasi dengan kampus-kampus yang ada di Brebes,” kata Aka Dharma.
Diterangkannya, bahwa Rp 4 juta per anak tersebut berjalan selama kuliah, sehingga di tahun berjalan anggaran akan terus bertambah mengingat semakin banyak Anak-anak kita yang mengikuti program SKSS.
“Memasuki tahun kedua yaitu di tahun 2026, Pemkab Brebes menambah jumlah kuota penerima manfaat ,sebanyak 180 anak tambahan. Sehingga total untuk saat ini kuota tahun 2026 sebanyak 660 anak yang bisa menikmati akses sekolah ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Aka Dharma.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di Brebes, yang tercatat mengalami penurunan signifikan , hingga 26 ribu jiwa dalam setahun terakhir.Berkat berbagai program intervensi pemerintah kabupaten Brebes.
Terpisah Kabid Dikdas, Aditya Perdana, menekankan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang sangat penting untuk masa depan Kabupaten Brebes. “Dengan menaruh perhatian pada generasi muda, kita menanam benih kemajuan yang akan membawa perubahan positif bagi pembangunan daerah kita,” ujarnya.
Aditya menyampaikan, bahwa harapan Bupati Paramitha adalah melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), setiap rumah tangga di Brebes memiliki setidaknya satu anggota keluarga yang bergelar sarjana.
“Hal ini akan membuat mereka menjadi penggerak ekonomi dan memutus rantai kemiskinan di lingkungan keluarga mereka,” tambahnya.
Dengan adanya program SKSS, Aditya yakin bahwa Brebes akan mengalami perubahan yang signifikan dan menjadi lebih maju. “Kita harus berinvestasi pada pendidikan untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi Brebes,” pungkasnya. (Hryt/Teraskata)







Tinggalkan Balasan