TERASKATA

Membangun Indonesia

Profil Welem Sambolangi, Dari Kepala Desa, Ketua DPRD hingga Jabat Bupati Mamasa

admin | admin admin
Welem Sambolangi (Bupati Mamasa)

TERASKATA.Com, Mamasa Perjalanan hidup tak ada yang bisa menebak. Seperti yang dialami Bupati Mamasa, Welem Sambolangi. Ia tak pernah menyangka akan menjadi pemimpin satu daerah di Sulawesi Barat, yakni Kabupaten Mamasa.

Welem merupakan Bupati Mamasa Periode 2025/2030. Pria kelahiran di Kabupaten Tana Toraja ini terpilih sebagai Bupati berpasangan dengan H Sudirman sebagai Wakilnya. Pada Pilkada tahun 2024 lalu Welem berhasil mengalahkan sejumlah Politisi senior di Kabupaten Mamasa.

Sosok berdarah Toraja-Mamasa itu maju tanpa dukungan dari para Politisi senior di Bumi Kondo Sapata, julukan Mamasa. Sebelum menjabat sebagai Bupati Mamasa, Welem Sambolangi awal mula menjadi pemimpin di mulai dari tingkat desa.

Ia pernah menjadi Kepala Desa di Tana Toraja kurang dari satu periode. Karena kinerjanya baik di mata masyarakat, Welem kemudian diminta maju mencalonkan sebagai Anggota DPRD Tana Toraja.

Ia nyaleg lewat Partai Golkar. Hasilnya, Welem terpilih sebagai Anggota DPRD Tana Toraja. Lima tahun menjadi Anggota DPRD Tana Toraja, pada periode berikutnya karir Welem menanjak. Di periode kedua dan ketiga, ia berturut-turut menjadi Ketua DPRD Tana Toraja.

Sebelum menjadi Bupati Mamasa Welem mencoba maju sebagai caleg DPR RI lewat Daerah Pemilihan (Dapil ) III Sulawesi Selatan. Dapil ini meliputi, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Utara, Luwu Timur, Luwu, Kota Palopo, Sidrap dan Enrekang dan Pinrang.

Sayangnya, Welem gagal mengamankan kursi di Senayan. Semangat pengabdian tak surut meski gagal di Pileg 2024. Pada Pilkada Mamasa 2024 silam, ia memberanikan diri untuk maju sebagai calon Bupati. Bukan di tana Toraja, melainkan di Kabupaten Mamasa, sebuah daerah yang bertetangga dengan Tana Toraja.

Di Pilkada tahun 2024 Welem hanya di dukung dua kursi di Parlemen sebagai partai pengusung. Dukungan lain datang dari partai Non parlemen. Partai Non parlemen yakni Partai Gelora, Partai PBB, Partai Buruh dan Partai Perindo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini