Wujud Kepedulian, Awak Media dan Warga Cirebon Bersatu dalam Aksi Donor Darah
CIREBON – Sinergi kuat antara Pemerintah Kota Cirebon, insan pers, dan elemen masyarakat tersaji nyata dalam aksi kemanusiaan donor darah yang digelar di Balai Kota Cirebon, Senin (30/3/2026).
Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon ini menargetkan pengumpulan 1.000 kantong darah untuk menjamin ketersediaan stok medis di wilayah tersebut.
Sekretaris PWI Kota Cirebon, Arief Yolando, yang hadir langsung di lokasi menyatakan bahwa keterlibatan awak media merupakan bentuk kemitraan strategis sekaligus tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
“Sebagai mitra pemerintah, kami sangat mengapresiasi langkah nyata ini. Bagi kami, ini bukan sekedar rutinitas, melainkan upaya krusial dalam menjaga stok darah demi kebutuhan medis mendesak di Kota Cirebon dan sekitarnya,” ujar Arief di sela-sela kegiatan.
Ia berharap aksi serupa dapat terus terlaksana secara berkelanjutan guna mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas.
Apresiasi senada datang dari pihak penyelenggara teknis.
Sementara itu, Hidayat, selaku pelaksana kegiatan yang mewakili Ketua PMI Kota Cirebon, mengaku bangga dengan tingginya solidaritas warga. Berdasarkan data registrasi di lapangan, grafik pendaftar terus merangkak naik secara signifikan.
“Dari target utama 1.000 kantong, dalam waktu singkat tercatat sudah ada 250 pendonor dari berbagai unsur yang mendaftar dan mendonorkan darahnya. Angka ini menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan masih sangat kental di hati warga Cirebon,” ungkap Hidayat.
Menurutnya, keberhasilan aksi ini akan berdampak langsung pada optimalisasi layanan medis, terutama bagi pasien yang membutuhkan tindakan darurat di rumah sakit.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Wali Kota Cirebon beserta jajaran, serta seluruh masyarakat yang telah mendonorkan darahnya demi kemanusiaan. Dengan suplai yang terjaga, pelayanan kesehatan akan jauh lebih optimal,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi pemicu motivasi bagi masyarakat luas akan pentingnya kepedulian antar-sesama melalui donor darah rutin. (Mu’min)







Tinggalkan Balasan