Sampah Menumpuk di Wilayah Antar Desa Kecamatan Weru, Warga Keluhkan Aroma Tidak Sedap
CIREBON – Sampah menumpuk di jalur penghubung antar desa di Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, kini memicu keprihatinan serius.
Jalan ini merupakan perbatasan tiga desa—Desa Tegal Wangi, Desa Setu Kulon, dan Desa Megu Cilik—yang kini dipenuhi aroma tidak sedap akibat tumpukan sampah.
Kondisi ini mengganggu arus lalu lintas dan kesehatan warga. Salah satu warga, Ria, menuturkan kekhawatirannya.
“Setiap kali melintas, saya terpaksa menahan aroma yang sangat menyengat. Ini disebabkan tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja,” kata Ria kepada Teraskata.com.
Menurut Ria, jalan ini adalah akses vital antar desa.
“Jalan ini ramai dilalui warga, namun tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas kebersihan. Wilayah ini merupakan zona ramai di Kecamatan Weru,” jelasnya.
Ria mendesak pemerintah dan semua pihak untuk bertindak tegas.
“Kita semua punya tanggung jawab. Pemerintah harus memberi sanksi kepada pelaku pembuang sampah dan menindaklanjuti pembersihan. Sampah yang menumpuk dan beraroma menyengat ini berpotensi menimbulkan penyakit dan harus segera diatasi,” tegasnya. (Diyan)







Tinggalkan Balasan