Hari ke-2 Ramadan, Kapolres Tulungagung Turun Jalan Bagikan Takjil dan Pesan Kamtibmas
Teraskata.com, Tulungagung, – Suasana di depan Markas Komando (Mako) Polres Tulungagung mendadak hangat menjelang waktu berbuka puasa, Jumat (20/2/2026). Di bawah langit sore, Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto bersama personel dan anggota Bhayangkari turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada masyarakat.
Aksi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya Polri untuk hadir di tengah warga dalam suasana yang lebih santai dan penuh empati. Satu per satu pengendara, mulai dari pengemudi ojek daring hingga warga yang sedang menempuh perjalanan jauh, menerima bingkisan berbuka dengan senyum sumringah.
Sambil menyerahkan paket takjil, para personel kepolisian tak lupa menyisipkan pesan-pesan edukatif. Pendekatan ini dilakukan secara persuasif untuk mengingatkan warga akan pentingnya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kasi Humas Polres Tulungagung, IPTU Nanang, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghapus sekat antara aparat dan warga. Selain itu lanjut Nanang, melalui kegiatan tersebut pihanya juga melakukan edukasi dengan mengingatkan pengendara untuk selalu menggunakan helm dan mematuhi rambu-rambu lalulintas. Serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan selama bulan suci.
”Berbagi takjil adalah wujud empati kami. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi sebagai mitra yang peduli dan siap membantu, terutama bagi mereka yang masih di jalan saat waktu berbuka tiba,” ujar IPTU Nanang.
Antusiasme warga terlihat jelas dari interaksi akrab yang tercipta di sela-sela padatnya arus lalu lintas sore itu. Beberapa warga bahkan sempat berbincang ringan dengan Kapolres dan jajarannya, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental.
Melalui aksi berbagi ini, Polres Tulungagung berharap pesan damai Ramadan dapat tersampaikan secara nyata.
“Bahwa menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Tulungagung adalah tanggung jawab kolektif yang berawal dari sinergi yang harmonis antara polisi dan masyarakatnya,” tutur Nanang.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini diakhiri sesaat sebelum azan magrib berkumandang, meninggalkan kesan positif bagi para pengguna jalan yang melintas di jantung kota Tulungagung. (Agus)







Tinggalkan Balasan