TERASKATA

Membangun Indonesia

Soal Penolakan Relokasi Warga di Bantaran Sungai, Ini Kata Irfan

admin |

TERASKATA.COM, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang berencana membangun turap sungai di Kelurahan Guntung, Bontang Utara. Hal itu sebagai salah satu upaya penanganan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Namun, rencana pembangunan tersebut terhambat. Hal itu lantaran warga sekitar bantaran sungai enggan untuk direlokasi. Walaupun sebelumnya, warga bersedia direlokasi dengan batuan perusahaan, akan tetapi komitmen itu berubah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlinawati mengatakan, pembangunan turap itu merupakan kepentingan warga. Karena merupakan bagian dari penanggulangan banjir yang selama ini diresahkan masyarakat Guntung.

Olehnya itu, pemerintah terlebih dahulu akan melakukan pendekatan kekeluargaan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Kata dia, pemerintah juga masih memberi kesempatan kepada warga sepekan kedepan. Jika masih menolak untuk direlokasi, baru aturan pelarangan itu akan digunakan agar warga bersedia pindah.

“Kita tunggu dulu, kalo masih menolak saya akan turun langsung,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Bontang, Muhammad Irfan menyarankan pemerintah untuk melakukan pendekatan secara persuasif dengan bantuan Keluarahan, forum atau, bahakan lembaga adat.

Dia juga minta agar sosialisasi dilakukan lebih dulu. Agar masyarakat paham tujuan dari pembangunan itu.

Bahkan, Irfan mengatakan agar pemerintah menyampaiakan ke masyarakat terkait aturan yang melarang membangun tempat tinggal di bantaran sungai.

“Jika masih menolak, ya sampaikan aja aturan pelarangan itu. Biar warga paham,” kata Irfan Senin (29/8/2022).

Diketahui, pembangunan turap sungai itu rencananya akan dibuat di wilayah RT 10 dan 11, dengan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Anggaran tersebut direncanakan akan dikucurkan di APBD Perubahan 2022. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini