Mertua di Kolaka Parangi Menantu, Ini Motifnya
“Menurut keterangan pelaku, permasalahan berawal karena korban sudah sering dinasehati oleh mertuanya (pelaku), namun korban tidak mendengar. Korban juga sering bertengkar dengan suaminya sehingga pelaku merasa malu atas kelakuan korban,” ujar Bripka Riswandi.
Paur Subbag Humas menuturkan, bahkan menurut pelaku, korban tidak jarang pulang lagi di rumah kos, sementara ada suaminya. Saat pelaku memberikan nasihat, korban terlalu banyak bicara untuk menjawab.
Sehingga, tutur Bripka Riswandi, pelaku tersulut emosi dan langsung menikam korban pada bagian kepala, perut, dan dada menggunakan sebilah badik yang udah dibawa dari rumah pelaku.
Karena di tikam di beberapa bagian tubuhnya, korban tidak bisa tertolong dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah almarhumah saat ini telah dievakuasi di puskesmas Tanggetada untuk dilakukan Visum.
“Saat ini pelaku K telah diamankan di Mako Polsek Watubangga untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Paur Subbag Humas.(*)







Tinggalkan Balasan