TERASKATA

Membangun Indonesia

Mudik Tenang, Rumah Aman, Ini 8 Tips Cegah Kebakaran dari Disdamkarmat Kabupaten Cirebon

admin |
Ilustrasi tips mencegah rumah kebakaran saat mudik lebaran. -Ft:AI-

CIREBON – Tradisi mudik lebaran menjadi momen yang dinanti-nanti, namun meninggalkan rumah dalam keadaan kosong dalam waktu lama memerlukan kewaspadaan ekstra, terutama terhadap risiko kebakaran.

Kasi Sarana Prasarana Informasi Pengolahan Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Agis Waisada Ekaprasti, membagikan sejumlah langkah preventif yang wajib dilakukan warga sebelum bertolak ke kampung halaman.

“Keamanan rumah harus menjadi prioritas sebelum mudik. Hal-hal kecil yang terabaikan sering kali menjadi pemicu korsleting atau kebakaran,” ujar Agis kepada Teraskata.com di sela kesibukannya pada Selasa, 17 Februari 2026 siang waktu setempat.

Berikut adalah 8 tips aman mencegah kebakaran saat rumah ditinggal mudik:

  1. Matikan Peralatan Listrik:
    Pastikan seluruh alat elektronik dalam kondisi mati total sebelum mengunci pintu rumah.
  2. Cabut Regulator Gas:
    Lepaskan regulator dari tabung LPG dan periksa kembali untuk memastikan tidak ada kebocoran pada selang maupun sambungan.
  3. Cek Kompor:
    Pastikan kompor sudah padam sempurna dan tidak ada sisa bara api yang tertinggal setelah memasak kebutuhan terakhir.
  4. Cabut Pengisi Daya (Charger):
    Jangan biarkan kabel charger ponsel atau laptop tetap menempel pada stop kontak guna menghindari risiko arus pendek (korsleting).
  5. Hindari Api Terbuka:
    Jangan meninggalkan lilin, obat nyamuk bakar, atau sumber api terbuka lainnya di dalam ruangan.
  6. Periksa Instalasi Listrik:
    Pastikan kabel-kabel di rumah dalam kondisi baik, tidak ada yang rusak, getas, atau terkelupas.
  7. Amankan Benda Mudah Terbakar:
    Jauhkan benda-benda seperti kertas, kain, atau cairan kimia dari sumber panas atau titik listrik.
  8. Kunci Rumah & Akses Darurat:
    Meski rumah harus terkunci rapat untuk keamanan dari pencurian, pastikan ada akses darurat yang tetap bisa digunakan petugas jika terjadi situasi luar biasa.

Dengan menjalankan langkah-langkah di atas, diharapkan warga dapat menjalani ibadah lebaran dan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dengan perasaan tenang dan nyaman. (Mu’min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini