TERASKATA

Membangun Indonesia

Sarei Abdul Rosyid Turun ke Tengah Masyarakat, Jaring Aspirasi dan Paparkan Capaian Kinerja

Haryoto | admin
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Fraksi PDIP, Sarei Abdul Rosyid, kembali turun ke tengah masyarakat dalam agenda Reses Masa Persidangan II, di Desa Songgom Kidul.(dok teraskata.com/Hryt)

Teraskata.com, Brebes – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Fraksi PDIP, Sarei Abdul Rosyid, kembali turun ke tengah masyarakat dalam agenda Reses Masa Persidangan II. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat sekaligus memaparkan capaian kinerja pembangunan di dapilnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sarei Abdul Rosyid menyampaikan bahwa kegiatan reses ini sangat penting untuk mendengar langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat. “Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan aspirasi masyarakat, sehingga kami dapat memperjuangkannya di DPRD Provinsi,” ujarnya.

‎Dalam pertemuan di Kantor Balaidesa Songgom Kidul Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes tersebut, Sarei menekankan komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak dasar masyarakat, salah satunya melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang saat ini sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh warga.

‎Sarei menjelaskan bahwa program RTLH merupakan salah satu aspirasi prioritas yang telah direalisasikan. Namun, ia memberikan catatan penting mengenai ketatnya proses seleksi penerima bantuan.

‎”Banyak aspirasi yang masuk, namun perlu dipahami bahwa setiap pengajuan harus melalui proses verifikasi lapangan yang ketat. Ada beberapa pengaju yang memang tidak lolos karena tidak memenuhi kriteria teknis yang ditetapkan,” ujar Sarei, Selasa 10 Februari 2026 usai Reses.

‎Guna menghindari kesalahpahaman, dalam kesempatan tersebut Sarei juga mensosialisasikan mekanisme dan syarat menjadi penerima program RTLH, mulai dari status kepemilikan tanah hingga kondisi fisik bangunan yang memenuhi syarat untuk dibantu.

‎Kabar menggembirakan juga disampaikan bagi warga Kecamatan Songgom, Ia mengungkapkan bahwa untuk tahun 2025 lalu. Kecamatan Songgom mendapatkan alokasi anggaran pembangunan paling besar hingga 4 milyar dibandingkan kecamatan lainnya. Untuk digunakan berbagai sektor pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat hasil serapan aspirasi sebelumnya.

‎Meski tahun lalu mendapatkan alokasi besar, Sarei mengingatkan masyarakat untuk bersiap menghadapi tantangan di tahun mendatang. Ia menjelaskan adanya kemungkinan pengurangan anggaran akibat kebijakan efisiensi di tingkat provinsi.

‎”Kita harus realistis bahwa kemungkinan tahun depan ada efisiensi anggaran. Namun, saya pastikan skala prioritas akan tetap kita kawal agar program yang menyentuh masyarakat kecil tidak terhenti,” tegasnya.

Sarei Abdul Rosyid juga memaparkan capaian kinerja pembangunan di dapilnya, termasuk program-program yang telah dilaksanakan dan rencana ke depan. “Kami telah melaksanakan beberapa program pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Kami juga memiliki rencana untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program-program yang lebih efektif dan efisien,” jelasnya.

Masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut sangat antusias dan menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan mereka. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Sarei Abdul Rosyid yang telah turun ke tengah masyarakat untuk mendengar aspirasi kami. Kami berharap aspirasi kami dapat diperjuangkan di DPRD Provinsi,” ujar salah satu warga.

Kegiatan reses ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka, serta menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Brebes. (Hryt/Teraskata)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini