Budidaya Porang Kian Menjanjikan, Begini Respon Komisi IV DPR RI
Juga untuk industri kosmetik, pembalut, polimer. Porang diekspor ke China, Vietnam, Thailand, Laos, Taiwan, Jepang, Australia, Singapura, dan lainnya.
Lebih lanjut Suwandi mengatakan Kementan menggelontorkan anggaran pengembangan porang untuk Madiun cukup besar. Namun demikian, ia meminta petani agar setelah dapat alokasi anggaran, dilanjutkan dengan memanfaatkan fasiliras dana kredit usaha rakyat (KUR).
“Kami (Kementan, Red) akan bergerak ke lokasi lain. Luasan lahan di Kabupaten Madiun adalah 25 persen dari nasional dan menjadi lokasi yg terbesar di Indonesia. Porang ini sudah diekspor ke 16 negara, pada 2020 sebanyak 19.800 ton senilai Rp880 miliar,” ungkapnya.
Tanaman Porang (Amorphophallus Muelleri Blume) memiliki nilai strategis untuk dikembangkan karena punya peluang yang cukup besar untuk diekspor. Pangsa pasar produk olahan porang dalam bentuk chips, tepung, glukomannan dan olahan porang siap saji sangat tinggi.
Berdasarkan informasi dari Badan Karantina Pertanian volume ekspor porang terbesar adalah ke China dengan total ekspor tahun 2020 (sampai dengan 12 Oktober 2020) adalah sebesar 8.675 ton.
Porang merupakan tanaman yang toleran dengan naungan 40 persen hingga 60 persen. Porang dapat tumbuh pada jenis tanah apa saja di ketinggian 100 sampai 600 mdpl. Bahkan, sifat tanaman memungkinkan dibudidayakan di lahan hutan di bawah naungan tegakan tanaman lain.
Harris, pelaku usaha industri porang mengatakan panen di Madiun bisa 15 ton per hektar dan harganya Rp10.000 hingga Rp14.000 per kilogram (kg). Porang satu kilogram diolah dalam bentuk chips kering menjadi 15 persennya dijual dengan harga bagus yakni Rp80.000 per kilogram.
“Umbi porang banyak mengandung glukomannan berbentuk tepung. Glucomannan merupakan serat alami yang larut dalam air biasa digunakan sebagai aditif makanan sebagai emulsifier dan pengental, bahkan dapat digunakan sebagai bahan pembuatan lem ramah lingkungan dan pembuatan komponen pesawat terbang,” katanya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Tontro Pahlawanto menuturkan porang adalah komoditi baru yang dikembangkan sebagai pangan alternatif dan sasaran ekspor. Porang saat ini sebagai komoditas andalan di Madiun dan tahun 2020 telah dilepas benihnya yaitu varietas Madiun-1.
“Kami berharap bisa dipasarkan lebih luas lagi khususnya di Kabupaten Madiun ini,” ujarnya.
Pada kesempatan ini hadir pula anggota Komisi IV DPR H. Mutahrom, Endang Thohari, Guntur Sasono, Ummi Yathul Chusna, Hamid Noor Yasin, Ibnu Multazam, H.Charles Meiksyah, Slamet Ariyadi dan Endro Purnomo. Anggota Komisi IV DPR sekaligus memberikan bantuan simbolis berupa, bibit porang, KUR, traktor roda 2, benih jagung, benih padi dan asuransi.
Kementan pada tahun 2020 telah memasilitasi bantuan seluas 17.896 ha meliputi kegiatan pilot project bibit seluas 30 ha dan pengembangan bantuan pupuk 17.866 ha. Pelaksanaan kegiatan di 6 provinsi meliputi Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan. (*)







Tinggalkan Balasan