TERASKATA

Membangun Indonesia

Viral! Video Penyamaran Ungkap Dugaan Peredaran Obat Terlarang di ‘Warung Aceh’ Brebes, Netizen : APH Pada Kemana

Haryoto | admin
Tangkapan layar Video Tiktok ‎RTV Global.(dok Istimewa)

‎BREBES – Media sosial tengah dihebohkan dengan unggahan video seorang warga yang melakukan aksi berani mendatangi tempat yang diduga menjadi lokasi transaksi obat-obatan terlarang di Kota Brebes.

‎Dalam video tersebut, sang pengunggah yang memiliki akun @rtv gobal official dengan video watermark RTV Global mengekspresikan kegerahannya terhadap keberadaan sejumlah warung, yang ia sebut sebagai “Warung Aceh”, yang disinyalir menjual obat keras tanpa izin di tengah tenangnya Kota Bawang.

‎Video yang viral tersebut memperlihatkan momen ketika pengunggah, yang diduga menyamar sebagai pembeli, berhasil mendapatkan sejenis obat dari penjaga warung. Tampak dalam video 2 orang pemuda yang disinyalir penjaga warung memberikan obat obat terlarang kepada pengguh video yang meyamar sebagai pembeli.

‎Lokasi penjualan tersebut dideskripsikan berada di sebuah rumah kosong yang letaknya di pingir jalan Sultan Agung Pulosari Brebes yang tidak jauh dari pusat perkotaan.

‎Narasi dalam video menekankan keresahan mendalam karena praktik ilegal ini dianggap merusak ketenangan kota dan mengancam generasi muda. Pengunggah secara terbuka meminta Pihak Kepolisian Resor Brebes untuk segera menindak tegas praktik tersebut agar tidak semakin menjamur.

‎Menjual obat tanpa izin di sebutkanya melanggar undang undang dan dapat dipidana.

‎Sontak, unggahan tersebut memancing beragam reaksi dari warganet. Banyak netizen yang memberikan komentar negatif dan mengaku miris dengan bebasnya peredaran obat-obatan tersebut. Beberapa komentar menyoroti lemahnya pengawasan di lokasi-lokasi yang tampak sepi namun aktif secara ilegal.

‎”Tolong di pantau pak yg begini sudah meresahkan warga setempat @polresbrebes @Resmob Polres Brebes @Kasat Lantas Polres Brebes terima kasih.” tulis akun @Putri anggi sembari menyertakan akun akun lain milik aparat penegak hukum.

‎Akun lain @Gaok wanasari: “@Manang Soebeti | Pak Bray @Kapolda metro jaya @Farkhan el Chasan @Resmob Polres Brebes @partaigerindra @infobrebes_ @infobrebes1, sambil menulis “Aduh APH nya pada kemana nih.?”

‎Beberapa komentar menyoroti lemahnya pengawasan di lokasi-lokasi yang tampak sepi namun aktif secara ilegal.

‎Isu mengenai “Warung Aceh” di Brebes sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, pada Juli 2025, ratusan warga dan kaum ibu sempat menggelar demo massal di depan Gedung DPRD Brebes menuntut pembersihan peredaran obat keras seperti Tramadol dan Heximer yang sering berkedok warung kelontong.

‎Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap adanya langkah nyata dari aparat penegak hukum untuk menyisir rumah-rumah kosong dan warung mencurigakan sesuai dengan informasi yang beredar di media sosial guna menjaga kondusivitas wilayah Brebes.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini