TERASKATA

Membangun Indonesia

Pelayanan Puskesmas Jagalempeni Brebes Terganggu Akibat Gangguan Server Aplikasi E-Pus

Puskesmas Jagalempeni Kecamatan Wanasari Brebes.(Foto teraskata.com/Hryt)

TERASKATA.COM, BREBES – Pelayanan kesehatan publik , salah satunya di Puskesmas Jagalempeni Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes dilaporkan terganggu. Akibat gangguan pada aplikasi E-Puskesmas (E-Pus) dan server yang sering down, lambat (lelet), kerap menampilkan error membuat antrean pasien menumpuk dan memperlambat proses pendaftaran serta pelayanan medis.

Berdasarkan pemantauan awak media di lapangan, gangguan ini terjadi hampir setiap hari, terutama pada jam sibuk pendaftaran (pagi hari). Akibatnya, petugas loket pendaftaran kesulitan mengakses data pasien, dan tenaga medis terhambat dalam menginput data rekam medis elektronik.

Dengan sering terjadinya gangguan ini berdampak langsung pada pasien. Antrean di loket pendaftaran terlihat mengular. “Sudah antre dari jam 7 pagi, tapi petugas bilang server aplikasi E-Pus loading terus. Tadi sempat error ,” ujar Nur salah satu pasien yang ditemui di Puskesmas Jagalempeni Brebes.
Situasi ini tidak hanya memicu kekecewaan masyarakat terhadap mutu pelayanan, tetapi juga menyebabkan ketidakpastian waktu pelayanan.

Dampak pada Pelayanan Medis

Tidak hanya di bagian depan (loket), down sistem aplikasi E-Pus ini juga berdampak pada pelayanan farmasi dan poliklinik. Proses input rekam medis elektronik (RME) yang terintegrasi dengan E-Puskesmas terhenti, sehingga sangat menggangu pelayanan.

“Kami kesulitan mengecek riwayat penyakit pasien yang sebelumnya. Jika server aplikasi E-Pus down, kami harus mencatat di kertas, lalu menginput ulang saat server normal. Ini ganda kerjanya, rawan kesalahan data,” kata Syaefudin kepala bagian mutu Puskesmas Jagalempeni.

Syaefudin mengatakan,mengenai gangguan E-Puskesmas ini disinyalir disebabkan oleh beberapa faktor teknis:
Overload Server: Kapasitas server pusat tidak memadai menampung tingginya volume query data dari jumlah 38 Puskesmas secara bersamaan, yang ada di Kabupaten Brebes.

Menurut Syaefudin jaringan internet di tingkat puskesmas Jagalempeni tidak masalah karena kami sudah menambah kuota yang sebelumnya 100 Mbps sekarang sudah menjadi 200 Mbps .

Aplikasi E-Pus yang kurang stabil seringkali berpadu dengan server yang down, menciptakan kondisi sering error,”ujar Syaefudin.
Human Error & Infrastruktur: Keterbatasan sarana prasarana penunjang di faskes juga disinyalir berkontribusi pada lambatnya akses.

Sementara Kepala UOBF Puskesmas Jagalempeni, dr. Suparto Hary Wibowo, M.Kes, Pihaknya meminta maaf kepada warga masyarakat atau pasien,atas kejadian tersebut dan berharap Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dan pihak pengembang aplikasi (Infokes) utamanya aplikasi E-Pus, segera melakukan perbaikan infrastruktur server agar pelayanan tidak terus-menerus terganggu.

Kami harap ada tindakan nyata, apalagi E-Puskesmas ini sudah menjadi kewajiban dalam kebijakan Satu Data Bidang Kesehatan,” ungkap dr.Suparto

 

Hingga berita ini diturunkan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkesda Kabupaten Brebes dr. Tambah Raharjo belum memberikan keterangan resmi, terkait persoalan pada aplikasi E-Pus yang sering error dan menyebabkan keterlambatan pelayanan di Puskesmas.

Terpantau pelayanan di beberapa puskesmas masih berjalan tersendat-sendat akibat ketidakstabilan sistem pada aplikasi E-Pus.

Hryt/Teraskata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini