Ratusan Siswa SD-SMP Beradu Bakat di Ajang Talenta Kota Cirebon 2026
TERASKATA.COM, CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Pendidikan resmi membuka pelaksanaan Ajang Talenta Tahun 2026 tingkat Kota Cirebon bagi jenjang SD dan SMP.
Kegiatan yang dipusatkan di GOR Bima ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memetakan potensi sekaligus membangun karakter generasi muda yang unggul dan kompetitif.
Ajang bergengsi ini mencakup empat pilar kompetisi utama. Yakni, Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Gala Siswa Indonesia (GSI), dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, yang membuka langsung kegiatan pada Senin (27/4/2026), menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut Ajang Talenta sebagai bagian dari strategi besar pembangunan manusia di Kota Cirebon.
“Ajang Talenta ini adalah investasi jangka panjang. Kita sedang menyiapkan generasi yang unggul secara akademik, tangguh secara fisik, dan kaya kreativitas. Anak-anak kita harus tumbuh menjadi generasi yang holistik,” tegas Effendi dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya kejujuran dan sportivitas. Baginya, kemenangan memang menjadi tujuan, namun keberanian untuk mencoba dan semangat untuk terus berkembang adalah nilai yang jauh lebih berharga bagi masa depan siswa.
Tidak hanya soal perlombaan, Wali Kota menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk mengelola hasil ajang ini sebagai basis data talenta muda. Dokumentasi yang baik diharapkan menjadi rujukan strategis dalam merumuskan kebijakan pembinaan siswa di masa mendatang.
“Jangan sampai ada potensi besar yang terlewat karena kurangnya pembinaan atau akses,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Kadini, melaporkan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi, melibatkan siswa dari sekolah negeri maupun swasta.
Adapun rincian peserta masing-masing, OSN diikuti 150 peserta jenjang SD dan SMP (Bidang Matematika, IPA, dan IPS).
Untuk FLS3N tercatat ada 146 peserta SD dan 278 peserta SMP (Seni pertunjukan dan karya kreatif). Sedangkan O2SN diikuti 60 peserta SD dan 280 peserta SMP untuk cabang atletik, bulu tangkis, silat, panjat tebing, senam, hingga renang. Untuk GSI, ada 19 tim sepak bola jenjang SMP yang ikut terlibat sebagai peserta.
Kadini menambahkan, momentum kegiatan ini juga bertepatan dengan semangat Hari Kartini, yang menjadi pengingat bagi siswa akan pentingnya perjuangan dan ketekunan.
“Menang atau kalah bukan tujuan utama. Dari sini akan lahir generasi berprestasi sekaligus berkarakter yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Cirebon di tingkat nasional maupun internasional,” pungkas Kadini.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru, pendamping, serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, termasuk kolaborasi peserta jenjang SMA yang turut memberi warna pada pembukaan Ajang Talenta tahun ini.
“Kami berharap dari ajang ini lahir lebih banyak talenta yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Cirebon di tingkat yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan masa depan,” harapnya. (Mu’min)






Tinggalkan Balasan