TERASKATA

Membangun Indonesia

Kukuhkan 449 Alumni, Prof Pirol: Wisuda Virtual Wujud Solidaritas

admin |

“Kita memilih wisuda secara virtual, ini tentunya menunjukkan solidaritas kita kepada bangsa dan negara, khususnya bagi mereka yang berada di garda depan penanggulangan bahaya virus covid-19,” ungkapnya.

Dikatakannya, lulus dan diwisuda baik sebagai sarjana maupun magister adalah hal yang bukan biasa. Karena ia adalah simbol dari suatu kesungguhan dan pengorbanan. Predikat sarjana mesti diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari dalam berbagai bentuk yang lebih luas. 

Maka dirinya ingin mengatakan, kelulusan sebagai sarjana, apalagi Magister menjadi lebih bermakna tatkala pemilik kelulusan itu pandai melewati tantangan berikutnya. “Seperti kata Pak Dirjen Pendis, orang yang terpelajar adalah pemilik masa lalu, sedang orang yang terus belajar merupakan pemilik masa depan,” terangnya.

Sementara itu, tampil membawakan orasi ilmiah secara daring, Guru Besar Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Dr Abdul Mujib, M.Ag, M.Si menyampaikan bahwa, IAIN telah memberi bekal yang cukup pada lulusannya, dalam berbagai bidang untuk menjadikan lulusannya sebagai entrepreneur . Orang yang memiliki jiwa entrepreneur dipastikan dapat bertahan dalam kondisi apapun, karena mampu menyesuaikan dan mengikuti perkembangan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini