Mahading: Paket Husler-Budiman Tanpa Transaksi Politik dan Ekonomi
Jika berdasarkan pada transaksi ekonomi, maka diyakini Mahading Husler tidak akan memilih Budiman, sebagai wakilnya melainkan figur lain yang diketahui memiliki kemampuan finansial berlebih.
”Pasangan Husler-Budiman ini didiskusikan bukan berdasarkan transaksi politik, dan transaksi ekonomi, tapi diskusinya didasarkan pada kepentingan Luwu Timur kedepan,” tegas Mahading.
Menurutnya, beberapa calon Bupati menggandeng wakil dengan berdasarkan pada transaksi ekonomi dan tarnsaksi politik. Bahkan menurutnya dibeberaa tempat, ada banyak figur yang akhirnya dijadikan wakil dengan konsekuensi mengeluarkan sejumlah uang.
”Berapa banyak wakil bayar untuk jadi wakil. Saya masih hubungan keluarga dengan pak Budiman, saya tahu persis pak budiman tipis dompetnya, mohon maaf,” kata Mahading.
Anggota DPRD Partai Golkar ini menegaskan, jika ada kandidat yang memilih pasangan secara emosional, maka menurutnya dapat dipastikan, apa yang dilakukan kedepan tentu akan emosional pula.
”Kalau ada kandidat yang diambil secara emosional, pasti yang dilakukan akan emosional pula,” lanjut Mahading.
Mahading menambahkan, pasangan Husler-Budiman dan seluruh tim relawan harus menjadikan itu sebagai momentum untuk memberikan edukasi politik yang tajam kepada masyarakat Luwu Timur. (*)







Tinggalkan Balasan