TERASKATA

Membangun Indonesia

Mahading: Paket Husler-Budiman Tanpa Transaksi Politik dan Ekonomi

admin |
MAHADING, S.Sos (Ketua Tim Pemenangan Husler-Budiman)

TERASKATA.com, Luwu Timur – Pasangan Ir. Muhammad Thorig Husler – Drs. Budiman adalah bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang dipaketkan tanpa diskusi transaksi politik maupun transaksi ekonomi.

Sebagai Bakal Calon Bupati, Husler memantapkan hatinya menggandeng Budiman sebagai Bakal Calon Wakil Bupati tanpa mempertanyakan kemampuannya membawa partai politik. Juga tidak pernah mempertanyakan kemampuan finansial.

Satu-satunya yang menjadi pertimbangan Husler dalam meggandeng Budiman sebagai calon wakilnya di Pilkada Luwu Timur, adalah kepentingan kemajuan Luwu Timur kedepan. Husler bersama dengan tim, menilai Budiman secara berdasarkan rekam jejaknya, diyakini memapu menjadi wakil yang baik, mendampingi Husler dalam memaksimalkan kerja-kerja pemerintah di bumi Batara Guru.

Hal ini ditegaskan Ketua Tim Pemenangan Husler-Budiman, Mahading, S.Sos saat menyampaikan sambutan pada pengukuhan tim pemenangan Husler-Budiman di Kecamatan Burau Minggu (12/09/20) malam.

Menurut Mahading, jika Husler dalam menentukan pasangan berdasarkan pada transaksi politik, maka tentu akan mengambil figur dari salah satu dari delapan parti politik yang jadi partai pengusungnya saat ini.

Jika berdasarkan pada transaksi ekonomi, maka diyakini Mahading Husler tidak akan memilih Budiman, sebagai wakilnya melainkan figur lain yang diketahui memiliki kemampuan finansial berlebih.

”Pasangan Husler-Budiman ini didiskusikan bukan berdasarkan transaksi politik, dan transaksi ekonomi, tapi diskusinya didasarkan pada kepentingan Luwu Timur kedepan,” tegas Mahading.

Menurutnya, beberapa calon Bupati menggandeng wakil dengan berdasarkan pada transaksi ekonomi dan tarnsaksi politik. Bahkan menurutnya dibeberaa tempat, ada banyak figur yang akhirnya dijadikan wakil dengan konsekuensi mengeluarkan sejumlah uang.

”Berapa banyak wakil bayar untuk jadi wakil. Saya masih hubungan keluarga dengan pak Budiman, saya tahu persis pak budiman tipis dompetnya, mohon maaf,” kata Mahading.

Anggota DPRD Partai Golkar ini menegaskan, jika ada kandidat yang memilih pasangan secara emosional, maka menurutnya dapat dipastikan, apa yang dilakukan kedepan tentu akan emosional pula.

”Kalau ada kandidat yang diambil secara emosional, pasti yang dilakukan akan emosional pula,” lanjut Mahading.

Mahading menambahkan, pasangan Husler-Budiman dan seluruh tim relawan harus menjadikan itu sebagai momentum untuk memberikan edukasi politik yang tajam kepada masyarakat Luwu Timur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini