Momentum Halal Bihalal, Insan Pers Cirebon Gagas Komunitas Bikers Jurnalist Indonesia
CIREBON – Ada pemandangan berbeda di bawah jalan layang (flyover) Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, pada Selasa siang (24/3/2026).
Alih-alih berbalut kemewahan hotel berbintang, puluhan insan pers Cirebon justru memilih bersimpuh dalam kesederhanaan untuk merayakan momentum Halal Bihalal.
Lokasi yang tepat berada di seberang Grage City Mall ini dipilih bukan tanpa alasan. Bagi para “kuli tinta” di Kota Udang, kolong jembatan ini adalah saksi bisu perjuangan harian mereka sebuah titik kumpul historis yang menghubungkan berbagai lintas media sebelum terjun ke lapangan.
Acara dibuka oleh Wawan, Ketua Forum Perkumpulan Jurnalis sekaligus penggagas kegiatan. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa esensi Halal Bihalal tahun ini adalah kembali ke “akar”.
“Di tengah dinamika profesi yang semakin penuh tantangan, kita butuh ruang untuk melepas sekat formalitas. Tempat ini punya nilai emosional bagi kita semua untuk saling menguatkan silaturahmi,” ujar Wawan.
Senada dengan hal tersebut, hadir pula sosok senior Agustinar atau yang akrab disapa Papi, serta Sekretaris PWI Kota Cirebon, Arif Yolando. Selain berbagi refleksi mengenai lika-liku dunia jurnalistik, Arif melontarkan gagasan segar dengan mengajak rekan sejawat membentuk komunitas Bikers Jurnalist Indonesia (BIJI).
“BIJI diharapkan menjadi wadah alternatif. Kita butuh kanal positif di luar rutinitas peliputan agar hubungan antarjurnalis tetap solid dan cair,” ungkap Arif.
Kehangatan acara semakin terasa dengan hadirnya tokoh-tokoh penting pers di Cirebon. Ketua AWNI DPD Jawa Barat, Piryanto, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Menurutnya, sinergi lintas organisasi sangat krusial di era informasi saat ini.
Dukungan serupa juga datang dari Bambang Eko, Ketua Paguyuban Wartawan Cirebon Raya (PWCR), serta Firda Asih, Pimpinan Redaksi Koran Cirebon. Kehadiran para tokoh ini seolah menegaskan bahwa meski bernaung di bawah bendera organisasi yang berbeda, visi untuk menjaga integritas dan kebersamaan tetaplah satu.
Sebagai penutup, nuansa kekeluargaan memuncak saat hidangan khas daerah, Pedesan Entog, disajikan. Diiringi deru kendaraan yang melintas di atas flyover, para jurnalis tampak larut dalam canda tawa, menikmati santapan pedas gurih yang menjadi simbol kehangatan siang itu.
Halal Bihalal tahun ini membuktikan satu hal bagi insan pers Cirebon, kekuatan sebuah komunitas tidak diukur dari kemewahan tempat pertemuan, melainkan dari eratnya jabat tangan dan soliditas yang terbangun di atas aspal perjuangan yang sama. ( Mu’min)







Tinggalkan Balasan