Tingkatkan Mutu Pelayanan, IAI Gelar Workshop Farmasi
TERASKATA.id, Palopo – Demi meningkatkan mutu dan kinerja Apoteker, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) menggelar workshop farmasi di gedung Muhammadiyah Convention Center (MCC), Kota Palopo, Minggu (06/10/19).
Dibuka secara resmi oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Palopo, Jamaluddin Nunung, workshop farmasi ini diharapkan mampu menjadi pintu masuk dalam meningkatkan pelayanan publik yang lebih maksimal.
“Saya berharap setelah workshop ini dunia farmasi mampu bersinergi dengan semua pihak untuk kesehatan masyarakat,” ucapnya.
Ia juga menegaskan jika keluhan biaya yang menjadi alasan rumah sakit sehingga tidak maksimalnya pelayanan terhadap pasien, baiknya dikomunikasikan dengan pemerintah.
“Akibat jika ada ulah “oknum” banyak masyarakat mengaku tidak menerima pelayanan kesehatan yang baik. Mereka keluhkan biaya sehingga pasien yang harusnya dirawat inap disuruh pulang lebih awal. Kalau terjadi hal seperti ini baiknya di komunikasikan dengan pemerintah,” terangnya
Workshop yang mengusung tema “Implementasi Farmasi Klinik Dasar Dalam Rangka Peningkatan Mutu Pelayanan Kefarmasian” itu diikuti kurang lebih 320 peserta dari 370 apoteker yang ada di Luwu Raya dan Toraja yang telah melakukan registrasi, sehari sebelum Workshop di mulai.
Pimpinan daerah Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit se-Indonesia (Hisfarsi), Anton mengatakan, bahwa kemajuan zaman serta semakin banyak dan semakin kritis tuntutan dan harapan dari masyarakat serta pemerintah menjadi tantangan tersendiri bagi para apoteker.
Selain itu ia juga berharap workshop itu mampu memberikan jalan keluar dari permasalahan yang di alami apoteker selama ini.
“Semoga Pertemuan ilmiah tahun ini dapat memberikan solusi dalam memantapkan pelayanan kefarmasian di rumah sakit dalam era jaminan kesehatan nasional,” ujarnya.
Sementara itu ketua persatuan rumah sakit seluruh Indonesia wilayah Utara, dr. Anton Yahya, M.kes mengatakan, apoteker dan dokter merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
“Dokter dan apoteker merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan. Tidak ada yang diatas tidak ada yang di bawah, semua harus bekerja sama demi kesehatan nasional,” tandasnya.
Panitia seksi pengabdian masyarakat, Muh. Irvan Akbar Nur, sangat berterima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi dalam kegiatan itu. (HDT)







Tinggalkan Balasan