Bukan Hanya Kendaraan, Antrean Panjang Jerigen Terjadi di SPBU Jalan Yos Sudarso Palopo
TERASKATA.com, Palopo – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai ikut terasa di Kota Palopo.
Sebelumnya kelangkaan BBM hanya terjadi di Kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur efek retaknya Jembatan Miring sehingga tidak dapat dilalui kendaraan pemasok BBM Pertamina dan terjebak macet di jalur alternatif.
Sehingga memaksa masyarakat dari dua Kabupaten ini untuk ke Kota Palopo agar bisa mendapatkan BBM jenis pertalite.
Seperti yang terpantau oleh Teraskata.com di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) jalan Yos Sudarso (Yosdar) Kelurahan Pontap Kecamatan Wara Timur Kota Palopo, Rabu (10/11/21).
Megawati, salah seorang warga Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara rela datang untuk antre mengisi jerigen yang ia bawa untuk diperjualbelikan di warung miliknya.
Ia mengatakan, sejak retaknya jembatan miring, BBM di SPBU di daerahnya langkah. Sehingga masyarakat banyak mencari BBM eceran.
“Kalau saya di sana jual 15 ribu per liter, harganya memang sudah begitu karena kami ambil BBM dari Palopo, bahkan ada yang jual 25 sampai 30 ribu per liter, kalau saya cukup 15 ribu saja itu sudah ada untung walau antre berjam-jam di jalur alternatif,” katanya.
Dikatakan Megawati, ia sengaja ke SPBU Yosdar karena mengetahui dari orang-orang SPBU ini melayani pengisian jerigen.
“Katanya stok yang mau ke Luwu Utara ditumpah di sini, jadi saya ke sini untuk isi jerigen, saya bawa 14 jerigen, kalau semuanya itu terisi ada 400 liter lebih,” ungkap Megawati.
Terkait hal tersebut, pihak dari SPBU Yosdar saat ditemui belum siap berkomentar terkait antrean panjang kendaraan dan jerigen tersebut.(lia)







Tinggalkan Balasan