Peraturan New Normal, Palopo Pertama di Sulsel !
TERASKATA, Palopo – Kota Palopo menjadi daerah pertama di Sulawesi Selatan yang membuat Peraturan tentang tatanan kebiasaan baru, atau new normal.
Saat ini Peraturan Walikota Palopo Nomor 10 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Tatanan Kebiasaan Baru Pada Kondisi Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Kota Palopo, sudah masuk dalam tahap sosialisasi ke masyarakat.
Seperti sosialisasi yang dilakukan Pemerintah Kota Palopo melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palopo, pada Rabu 8 Juli 2020, Indoor Saokotae Palopo.
Walikota Palopo, Drs. HM. Judas Amir hadir langsung kegiatan sosialisasi itu. Orang nomor satu di Kota Palopo itu menjelaskan, sosialisasi yang dilakukan adalah salah satu upaya pihaknya untuk menghindarkan seluruh warga Kota Palopo dari dampak Covid-19.
”Apa yang sudah tidak asing lagi ditelinga, sesuatu yang tidak terlihat tetapi mewabah ditengah-tengah kita yaitu virus Corona yang sudah tersebar di beberapa negara,”, ujarnya.
Melalui kesempatan itu pula, Walikota mengajak semua lapisan masyarakat berjuang bersama agar Kota Palopo senantiasa terhindar dari wabah Covid-19.
”Mari kita mencintai sesuatu yang baik, dan ikut bersama-sama berjuang agar Kota Palopo yang dicintai ini dirahmati Allah SWT untuk bisa terhindar dari virus ini,,” tandasnya.
Untuk itu, Walikota meminta agar seluruh eleman, mulai dari pemerintah hingga masyarakat biasa agar sama-sama mematuhi peraturan Walikota yang sudah dibuat. Termasuk diterapkan dirumah-rumah ibadah.
”Saya meminta agar ego dihilangkan, terutama terkait dengan kondisi menghadapi virus Covid-19 ini,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Palopo, Dr. H.M. Rusydi Hasyim, M.Ag, mengatakan, menghadapi virus corona harus melalui peraturan yang sesuai dengan protokol kesehatan.
”Di Sulsel sudah kita lihat semakin banyak pertambahan kasus positif Covid-19. Olehnya itu, kita harus mematuhi peraturan pemerintah yang sesuai protokol kesehatan,” katanya.
Selain itu, ia menghimbau kepada pengurus rumah ibadah agar bisa menyatukan visi misi dalam membangun Kota Palopo, serta membangun spritual di Kota Palopo.
”Pemerintah memberikan harapannya kepada kita tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat bisa berjalan memperbaiki masyarakat,” kata Rusydi.
Pada sosialisasi itu, Walikota Palopo juga menyerahkan masker secara simbolis kepada masing-masing perwakilan pengurus rumah ibadah di Kota Palopo.
Tampak hadir bersama Walikota, Sekretaris Daerah Kota Palopo, Drs. Firmanza DP., SH.,M.Si, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Palopo, Drs. H. Burhan Nurdin, Kepala Kesbangpol Palopo, Baso Sulaiman, Kabag Kesra Setda Kota Palopo, Tirmidzi;
Hadir pula Ketua Pengurus Mesjid, Para Ketua Pengurus Gereja se-Kota Palopo, Ketua Pengurus Pura, Ketua Pengurus Vihara. (*)







Tinggalkan Balasan