Warga Poddo Protes Jadi Lokalisasi Genangan Air, Suaib Mansur Beri Solusi
TERASKATA.com, LUWU UARA – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Luwu Utara, Suaib Mansur turun meninjau Lingkungan Poddo, Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba. Suaib meninjau lokasi aliran sisa genangan air yang sempat menuai protes warga.
Pengaliran genangan air ke Lingkungan Poddo diprotes warga sekitar karena khawatir wilayah mereka tenggelam. Apalagi Poddo diapit dua sungai. Yaitu Sungai Masamba dan Sungai Kappuna.
Hal itu memicu terjadinya adu mulut antara masyarakat dengan salah satu pejabat Dinas PUPR Lutra beberapa waktu lalu.
Selain dikepung oleh dua sungai tersebut mereka juga mengaku trauma akan air, pada insiden banjir bandang lalu yang membuat sebagian masyarakat sekitar mengungsi.
Mendengar keluhan itu, Suaib Mansur menuju lokasi dan membuka forum diskusi dengan masyarakat setempat di Kantor Kelurahan Bone, Selasa (18/08/2020).
“Bukannya kami tidak menerima solusi pemerintah untuk melakukan lokalisasi genangan air hanya saja Poddo ini sudah dikepung oleh dua sungai yakni Sungai Masamba dan Kappuna. Takutnya ketika sisa genangan air dialirkan ke Poddo jumlah debit air akan bertambah dan ketika hujan turun Poddo akan terendam,” protes salah seorang warga dalam diskusi tersebut.
Di akhir forumnya setelah berdiskusi dengan masyarakat Suaib mengambil kebijakan untuk tidak meneruskan pengaliran sisa genagan air ke arah Poddo. Dinas PUPR Lutra akan mencari solusi untuk mengalirkan genangan ke tempat lain yang lebih aman.
“Terkait permintaan masyarakat, untuk sementara kami hentikan pengalihan aliran sisa genangan di sekitar Poddo. Akan tetapi beri kami waktu mencari solusi untuk mengalirkan sisa genangan tersebut biar kita bisa sama-sama nyaman,” tutur Suaib.
Suaib mengpresiasi warga Poddo yang mau membuka ruang diskusi terkait keluhan atau masalah yang dihadapi. “Ketika ada hal yang ingin disampaikan kita bisa bincang-bincang dan kembali diskusi seperti ini,” katanya.
Setelah menyerap masukan dari warga Poddo, Suaib Mansur juga meninjau ke lokasi pertemuan aliran Sungai Masamba dan hilir Sungai Kappuna. (*)








Tinggalkan Balasan