KUR Fiktif di Sulawesi Selatan, 300 Nasabah Jadi Korban
Terkait dengan terjadinya KUR fiktif itu, salah seorang mantan pegawai BRI Cabang Pinrang, Sofyan menyatakan fakta baru soal kasus itu. Pihaknya mengaku siap membongkar kasus tersebut dengan data dan fakta ia milik jika dipanggil lagi oleh Kepolisian.
“Dari awal saya siap dipanggil untuk klarifikasi,” ucap dia.
Sofyan mengaku tidak ingin dijadikan sebagai kambing hitam dalam perkara kasus tersebut.
Dia kecewa lantaran setelah diberhentikan, dokumen pribadinya berupa ijazah dan buku rekeningnya ditahan oleh pihak BRI Pinrang dengan alasan tidak jelas.
“Saya mi kuncinya ini apa-apa (kasus BRI). Saya siap mengungkap secara terang benderang dugaan kejahatan perbankan ini. Jadi itu warga yang dipake KTP-nya tidak dipake saja tetapi dikasi uang juga,” bebernya kepada pojoksulsel.
Sebelumnya kasus ini menjadi perhatian lantaran ada beberapa orang warga yang KTP-nya digunakan mencairkan KUR sementara tidak pengajuan kredit. (ams)







Tinggalkan Balasan